Thursday, 7 Syawwal 1439 / 21 June 2018

Thursday, 7 Syawwal 1439 / 21 June 2018

Bamsoet Ungkap Kegalauannya Soal Demokrasi Transaksional

Ahad 25 February 2018 18:13 WIB

Red: Bayu Hermawan

Ketua DPR Bambang Soesatyo

Ketua DPR Bambang Soesatyo

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Ketua DPR menilai perkembangan demokrasi di Indonesia makin mengarak ke transaksional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengungkapkan kegalauannya melihat perkembangan demokrasi di Indonesia yang makin mengarah pada demokrasi transaksional. Bambang menilai hal tersebut berpotensi mengancam independensi bangsa Indonesia.

Bambang Soesatyo mengatakan hal itu dalam sambutannya ketika menghadiri acara peresmian Grha Suara Muhammadiyah di Yogyakarta, Ahad (25/2). Bambang meminta Muhammadiyah untuk mengkaji kembali sistem pemilihan langsung yang saat ini diterapkan di Indonesia.

"Saya secara khusus meminta kepada Muhammadiyah untuk mengkaji kembali sistem pemilihan langsung dalam demokrasi kita, terutama dalam pilkada. Apakah lebih banyak manfaatnya atau mudaratnya bagi rakyat," kata Bambang Soesatyo.

Menurut Bambang, demokrasi transaksional yang mulai tidak terkendali jika terus ini dibiarkan, maka bukan tidak mungkin suatu saat Indonesia akan dikuasai para pemilik modal, baik secara langsung maupun tidak langsung.

"Bisa jadi pada 10 tahun atau 20 tahun ke depan, Indonesia tidak lagi memiliki presiden yang akhiran namanya huruf O, seperti Soekarno, Soeharto, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Joko Widodo. Karena peran para pemilik modal semakin mendominasi," tegasnya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Spanyol Taklukkan Iran 1-0

Kamis , 21 June 2018, 03:21 WIB