Friday, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

Friday, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

Panglima TNI: Yang Mau Ubah Pancasila Itu Pengkhianat!

Senin 14 Aug 2017 12:25 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Andi Nur Aminah

Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

Foto: ROL/Abdul Kodir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyebut pancasila sebagai ideologi negara sudah final. Gatot mengatakan tidak ada yang mengajak rakyat mengubah pancasila. "Jangan percaya (yang mengubah pancasila), itu adalah pengkhianat. Mereka tidak ikut memerdekakan (Indonesia)," kata Gatot dalam acara di Balai Kartini, Jakarta, Senin (14/8).

Gatot menyontohkan perpecahan negara Yugoslavia dikarenakan masalah agama. Selain itu, negara kuat seperti Uni Soviet, menurutnya, juga pecah menjadi 15 negara gara-gara masalah agama. "Kita simak Indonesia, terdiri atas beragam suku, agama, ekonomi dan banyak lagi, tidak pecah, utuh. Orang bilang kita pecah, sayan bilang, enggak. Karena apa? Karena pancasila," ujar Panglima.

Panglima TNI itu mengingatkan Indonesia bukan milik suatu golongan, adat tertentu, tetapi milik seluruh bangsa. Indonesia merupakan negara dengan Muslim terbesar di dunia, tetapi diwarnai kebhinnekaan. "Bila tidak ada Islam, Kristen, Khatolik, Budha, Konghucu, bukan Indonesia. Itulah Indonesia kita," tambahnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA