Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

Disindir Agar Keluar Koalisi, ini Jawaban Ketum PAN

Ahad 16 July 2017 23:41 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Andi Nur Aminah

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang

REPUBLIKA.CO.ID, TUBAN -- Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menanggapi sindiran Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto terkait seringnya PAN berseberangan dengan langkah kebijakan pemerintah. PAN disarankan keluar dari koalisi kalau setengah-setengah mendukung pemerintah.

Menurut Zulkifli, hubungan PAN dengan partai koalisi sampai saat ini tidak ada masalah. Ketua MPR RI itu juga menyebut telah bertemu dengan petinggi PDIP. "Dengan PDIP baik-baik saja, enggak ada masalah, kemarin ketemu, dengan Bu Puan, Pak Hasto," kata Zulkifli di Tuban, Jawa Timur, Ahad (16/7) malam.

Sebelumnya Sekjen PDIP Hasto juga sempat menyatakan Presiden RI Jokowidodo (Jokowi) punya hak untuk mengevaluasi partai koalisi. Saat ini PAN memiliki satu kursi menteri di Kabinet Kerja, yakni Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang ditempati Asman Abnur. Zulkifli juga menanggapi terkait isu reshuffle kabinet.

Saat ditanya apakah PAN akan tetap berkoalisi, Zulkifli menjawab PAN selalu mendukung pemerintah. "Reshuffle itu hak bapak presiden. Kita mendukung pemerintah menyejahterakan rakyat," ujarnya.

Diketahui, kader PAN kerap berbeda pandangan dengan langkah pemerintah. Seperti di antaranya terkait RUU Pemilu, Perppu Ormas maupun sekarang penutupan Telegram versi website.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Senegal Menang 2-1 Atas Polandia

Rabu , 20 June 2018, 00:22 WIB