Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

Saturday, 23 Jumadil Awwal 1441 / 18 January 2020

MPR RI akan Sosialisasikan Lagi Empat Pilar Kebangsaan

Sabtu 14 Feb 2015 10:52 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Oesman Sapta

Oesman Sapta

Foto: Republika/ Tahta Aidilla

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- MPR RI akan menyosialisasikan kembali Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara kepada generasi muda bangsa Indonesia.

"Sosialisasi Empat Pilar ini penting untuk mengingatkan generasi muda Indonesia terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Odang di sela pembukaan kegiatan Penyegaran Materi Sosialisasi yang diselenggarakan Badan Sosialisasi MPR RI RI di Jakarta, Jumat (13/2) malam.

Kegiatan Penyegaran Materi Sosialisasi akan berlangsung selama tiga hari pada 13-16 Februari 2015. Menurut Oesman Sapta, setiap negara memiliki ideologi yang dapat menjadi perekat dalam membangun nasionalisme.

Melalui sosialisasi Empat Pilar ini, kata dia, dapat mengenalkan nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara yang merupakan ideologi negara Indonesia. "Melalui sosialisasi ini dapat menumbuhkan kesadaran nasionalisme sehingga dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Oesman Sapta juga mengusulkan agar sosialisasi dilakukan secara langsung kepada masyarakat yang menjadi sasaran serta melalui media massa.

Sementara itu, Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Ahmad Basarah mengatakan, diselenggarakannya kegiatan Penyegaran Materi Sosialisasi kepada anggota Badan Sosialisasi untuk menyegarkan wawasan.

Dengan disegarkannya wawasan terkait dengan Empat Pilar melliputi, Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, diharapkan dapat memberikan hasil lebih baik pada saat sosialisasi.

Menurut Basarah, anggota Badan Sosialisasi berjumlah 45 orang yang berasal dari seluruh fraksi di MPR RI.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA