Monday, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Monday, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

PAN se-Sumbar Dukung Zulkifli Hasan

Kamis 22 Jan 2015 11:10 WIB

Red: Erik Purnama Putra

Ketua DPD PAN Kota Padang Fauzi Bahar.

Ketua DPD PAN Kota Padang Fauzi Bahar.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIAMAN -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) se-Sumatra Barat menyatakan komitmen mendukung Zulkifli Hasan menjadi ketua umum partai periode 2015-2020.

"Dari hasil rapat serta konsolidasi partai, sudah ada sejumlah DPD PAN di kabupaten/kota di Sumbar yang menyatakan komitmennya mendukung Zulkifli Hasan yang juta Ketua MPR RI itu, menjadi Ketua umum PAN periode 2015-2020," kata Ketua DPD PAN Kota Padang Fauzi Bahar saat dihubungi dari Pariaman, Kamis (22/1).

Dia menjelaskan, dari semua DPD kabupaten/kota termasuk DPW Sumbar yang hadir dalam pertemuan itu hanya tujuh DPD yang tidak datang. "Dari tujuh DPD PAN itu, empat di antara tidak hadir ketuanya, sedangkan tiga DPD lagi hanya kirim utusannya saja," jelasnya.

DPP PAN tidak akan memberi sangsi kepada kader yang tidak memberi dukungan pada Zulkifli Hasan jadi Ketum. "Pesan Pak Amien jangan ada sangsi pemecatan terhadap kader. Sebaiknya terus galang persatuan untuk membesarkan PAN di Sumbar," ungkap Fauzi Bahar yang juga mantan wali kota Padang.

Sementara, Ketua DPD PAN Kota Pariaman Ibnu Hajar juga membenarkan pernah ada pertemuan dengan Amien Rais membahas calon Ketua Umum PAN. "Dalam pertemuan itu Pak Amien meminta kader PAN di Sumbar untuk bisa memilih kader yang bisa membesar nama partai," katanya.

Sementara itu, di tempat terpisah, Sekretaris DPW PAN Sumbar Refdi Panai menyatakan Kader Partai Amanat Nasional (PAN) Sumbar, diberi kebebasan memilih calon Ketua Umum (Ketum) partai itu periode 2015 hingga 2020.

Sikap tersebut diambil, karena PAN ingin pemilihan ketua umum nanti berjalan lebih demokratis dan tidak ada intervensi. "Kader PAN hanya menginginkan adanya suatu perubahan yang lebih baik dan bisa memenangkan pemilu mendatang," katanya.

Terkait adanya kemungkinan terjadi konflik di partai berlambang matahari tersebut karena terbelahnya dua kubu, ia menambahkan hal tersebut mungkin saja terjadi.

"Mungkin saja akan retak, namun tidak akan menimbulkan perpecahan. Memang saat ini ada dilema bagi mereka yang baru masuk karena belum tahu dan melihat bagaimana perjuangan partai ini berdiri. Berbeda dengan mereka yang sudah lama di Partai PAN, apalagi sejak 1998. Pilihan mereka cendrung mengikuti Imam (Amien Rais)," jelasnya.

PAN bakal menyelenggarkan Kongres IV di Provinsi Bali pada Februari 2015. Salah satu agenda yang diusung dalam kongres itu adalah pemilihan ketua umum partai. Ada dua kandidat calon ketua umum PAN periode 201-2020 yang akan bertarung di Kongres IV PAN. Mereka itu adalah Zulkifli (Ketua MPR) dan Hatta Rajasa.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES