Monday, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Monday, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Direktur FAO Jadi Menko Maritim

Ahad 26 Oct 2014 18:08 WIB

Red: Esthi Maharani

Presiden Jokowi ketika mengumumkan kabinet.

Presiden Jokowi ketika mengumumkan kabinet.

Foto: Twitter

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo memenuhi janjinya dalam rangka membentuk Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dengan menarik direktur dari lembaga Organisasi Pertanian dan Pangan (PBB), Indroyono Soesilo.

"Indroyono Soesilo adalah doktor yang kaya pengalaman bidang kelautan," kata Joko Widodo saat mengumumkan susunan kabinet di halaman belakang Istana Merdeka, Jakarta, Ahad (26/10).

Jokowi menarik Indroyono dari posisinya sebagai Direktur Sumber Daya Perikanan dan Akuakultur FAO, yang merupakan lembaga resmi PBB yang berkedudukan di Roma, Italia untuk mengawal potensi maritim tanah air.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Kemaritiman pasti bakal ada dalam susunan kabinet yang diumumkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, kata mantan Deputi Tim Transisi, Andi Widjajanto.

Sebelumnya, Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) menyatakan, Menteri Kelautan dan Perikanan yang baru yang dipilih dalam kabinet pemerintahan mendatang dinilai harus mampu mengharmonisasikan dan mengoreksi kebijakan agar dapat mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

"Pascapelantikan, langkah pertama yang dapat dilakukan (menteri kelautan dan perikanan) adalah melakukan harmonisasi dan mengoreksi kebijakan kelautan dan perikanan yang tidak memihak nelayan dan kepentingan bangsa lebih luas," kata Sekjen Kiara Abdul Halim.

Menurut dia, langkah harmonisasi harus diikuti dengan perumusan program yang mampu menyejahterakan pelaku perikanan skala kecil/ tradisional, serta menempatkan nelayan, perempuan nelayan dan petambak sebagai prioritas kebijakan dan politik anggarannya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES