Minggu, 10 Rabiul Awwal 1440 / 18 November 2018

Minggu, 10 Rabiul Awwal 1440 / 18 November 2018

Dianggap Arahkan Suara DPD ke KIH, Bambang Sadono Diprotes

Rabu 08 Okt 2014 00:57 WIB

Rep: Muhammad Akbar Wijaya/ Red: Chairul Akhmad

Sidang paripurna di Gedung Paripurna Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (7/10).

Sidang paripurna di Gedung Paripurna Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (7/10).

Foto: Republika/Agung Supriyanto/ca

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Kelompok Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Sadono, mengklaim DPD ikut mengusung paket calon pimpinan MPR yang diajukan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

Klaim ini disampaikan Bambang menjelang voting pemilihan pimpinan MPR. "Paket pimpinan DPD yaitu Oesman Sapta Odang sebagai calon Ketua MPR, Ahmad Basarah sebagai calon wakil ketua, Imam Nahrawi sebagai calon wakil ketua, Patrice Rio Capella calon wakil ketua, dan Hasrul Azwar calon wakil ketua," kata Bambang di Ruang Sidang Paripurna Nusantara I Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (7/10) malam.

Klaim Bambang langsung menuai protes dan interupsi dari para peserta sidang. Bambang dinilai hendak membawa arah suara anggota DPD ke paket KIH. "Kami tidak pernah mendengar pembicaraan DPD mengusung paket," kata salah seorang anggota DPD saat mengajukan interupsi.

Protes perempuan itu mendapat sambutan dari salah seorang anggota DPD dari Jawa Timur. Dia menilai Bambang mengatasnamakan DPD untuk mendukung paket yang diajukan KIH. "Jangan mengatasnamakan lembaga, anggota DPD tak pernah mengajukan paket pimpinan MPR," katanya.

Sejumlah sindiran yang memojokkan Bambang juga disampaikan anggota sidang paripurna lainnya. "Katanya negarawan?"

Sebelumnya, Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) telah mengajukan nama paket calon pimpinan MPR dalam sidang paripurna.

Lima fraksi KMP di DPR yakni Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat, Fraksi PAN, dan Fraksi PKS sepakat mengajukan Zulkifli Hasan (PAN) sebagai calon Ketua MPR, Mahyudin (Golkar) sebagai Wakil Ketua MPR, EE Mangindaan (Demokrat) sebagai Wakil Ketua MPR, dan Hidayat Nurwahid (PKS) sebagai Wakil Ketua MPR.

Sementara dari unsur DPD, KMP sepakat mengajukan Oesman Sapta Odang sebagai Wakil Ketua MPR. "Permasalahan bangsa ini sangat besar. Tidak bisa diurus satu dua fraksi. Semoga pimpinan MPR mendatang bisa mengawal konstitusi," kata Ketua Fraksi MPR Gerindra Edhy Prabowo di Gedung Paripurna Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (7/10).

Empat fraksi KIH di DPR yang terdiri dari Fraksi PDIP, Fraksi PKB, Fraksi Hanura, dan Fraksi Nasdem sepakat mengajukan Oesman Sapta Odang (DPD) sebagai Calon Ketua MPR, Achmad Basarah (PDIP) sebagai Wakil Ketua MPR, Imam Narowi sebagai Wakil Ketua MPR (PKB), Rio Patrice Capella sebagai Wakil Ketua MPR (Nasdem), dan Hasrul Azwar sebagai Wakil Ketua MPR (PPP).

Sementara DPD yang diwakili Bambang Sadono menyampaikan Oesman Sapta sebagai calon tunggal DPD untuk posisi pimpinan MPR.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES