Sunday, 8 Zulhijjah 1439 / 19 August 2018

Sunday, 8 Zulhijjah 1439 / 19 August 2018

Jegal Jokowi di DPRD, Jadi Bumerang Bagi Koalisi Merah Putih

Rabu 27 August 2014 11:46 WIB

Rep: Irfan Fitrat/ Red: Bilal Ramadhan

Koalisi Merah Putih

Koalisi Merah Putih

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) akan mengajukan surat pengunduran diri sebagai gubernur ke DPRD DKI Jakarta. Sempat muncul pandangan akan adanya upaya penjegalan terkait pengajuan pengunduran diri ini Jokowi ini oleh partai dalam koalisi Merah Putih.

Koalisi Merah Putih berisikan partai yang mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Menurut pengamat politik Burhanuddin Muhtadi, adanya upaya penjegalan hanya akan menimbulkan antipati publik.

"Kalau kemudian koalisi Merah Putih melanjutkan medan peperangan pascapilpres ke soal pengunduran diri Jokowi sebagai gubernur, menurut saya, itu bumerang," kata dia usai diskusi di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Selasa (26/8).

Burhanuddin mengatakan, tujuan berpartai salah satunya untuk mendapat dukungan publik. Ia melihat adanya manuver penjegalan Jokowi di DPRD DKI justru akan membuat publik makin antipati terhadap partai dalam koalisi Merah Putih. Menurut dia, sebaiknya tidak ada manuver seperti itu terjadi.

Memang, menurut Burhanuddin, masih ada kemungkinan beberapa partai dalam koalisi Merah Putih ngotot untuk melakukan manuver penjegalan Jokowi. Apabila itu terjadi, menurut dia, perpecahan justru akan terjadi dalam koalisi Merah Putih. Karena ia melihat langkah itu tidak akan mendapat persetujuan secara bulat. Ia lebih menyarankan manuver itu tidak akan muncul.

"Seharusnya koalisi Merah Putih tidak melakukan manuver untuk mengganjal pengunduran diri Jokowi," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia itu.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Surga Dunia Raja Ampat

Ahad , 19 August 2018, 07:00 WIB