Kamis, 3 Rajab 1441 / 27 Februari 2020

Kamis, 3 Rajab 1441 / 27 Februari 2020

Burhanuddin Terlalu Semangat Dukung Jokowi-JK

Sabtu 12 Jul 2014 09:45 WIB

Red: Esthi Maharani

Burhanuddin Muhtadi.

Burhanuddin Muhtadi.

Foto: IST

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay menilai Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi terlalu bersemangat mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Pernyataan Burhan bahwa bila hasil hasil surveinya berbeda dengan KPU, maka perhitungan KPU yang salah, saya rasa itu tidak disengaja," kata Saleh Partaonan Daulay, Sabtu (12/7).

Selain terlalu bersemangat mendukung Jokowi-JK, Saleh menilai bisa jadi Burhan merasa bahwa penelitiannya sudah pasti benar dan tidak mungkin salah.

"Saya kira, Burhan itu tidak bermaksud untuk mendeskreditkan Prabowo-Hatta. Pasalnya, waktu pemilu legislatif sebelumnya, Burhan diminta juga membantu PAN. Tidak mungkin dalam hitungan hari langsung menonjok PAN? Burhan adalah teman saya. Setahu saya, dia tidak seperti itu," tuturnya.

Namun, Saleh mengatakan sengketa mengenai kebenaran hasil hitung cepat harus dijadikan pelajaran, terutama bagi lembaga survei yang juga berperan sebagai konsultan politik. Bagaimanapun hasil survei yang dilakukan tim sukses pasti bias dan dipenuhi muatan subjektivitas.

Saleh mengatakan pengalaman sebelumnya menunjukkan banyak hasil survei yang berbeda dengan hitungan manual. Dia mencontohkan perkiraan yang dilakukan lembaga-lembaga survei pada Pemilu Gubernur DKI 2012, banyak yang tidak sesuai hitungan KPU.

Waktu itu, kata Saleh, hampir semua lembaga diam atas kesalahan perkiraan mereka. Hanya LSI Denny JA yang berani mengatakan ada anomali dalam pemilu gubernur itu.

"Faktanya, ada beberapa lembaga yang ketika itu salah, sekarang juga juga ikut mengklaim kemenangan Jokowi-JK. Karena sudah pernah salah, maka kemungkinan akan salah lagi terbuka lebar," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA