Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

Bondan Maknyus Bela Prabowo, Salahkan Wiranto

Sabtu 29 Mar 2014 14:50 WIB

Rep: Erik Purnama Putra/ Red: Nidia Zuraya

Bondan Winarno

Bondan Winarno

Foto: Republika/adhi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Caleg Partai Gerindra Bondan Haryo Winarno membuat pembelaan terhadap Prabowo Subianto. Secara khusus, ia membuat 62 kicauan berseri melalui akun Twitter, @ PakBondan, untuk mengklarifikasi segala fitnah yang ditujukan kepada mantan panglima Kostrad itu.

Salah satu kicauan yang cukup menarik adalah kasus kerusuhan Mei 1998. Dia menyebut, Prabowo dijadikan kambing hitam atas peristiwa memilukan yang membuat Soeharto jatuh.

"31. Tuduhan ketiga: @Prabowo08 dalang kerusuhan Mei 1998. Sebenarnya: Prabowo adalah kambing hitam," kata pakar kuliner itu.

Bondan Maknyus--sapaan akrabnya--malah menuding Wiranto yang harus bertanggung jawab atas kasus 1998. Ketika itu, Wiranto menjabat sebagai panglima ABRI.

"32. Kerusuhan Mei 1998 dipicu oleh naiknya harga BBM tanggal 4 Mei karena tekanan IMF untuk cabut subsidi."

"33. Sudah menjadi rahasia publik, bagaimana @Prabowo08 membujuk Panglima ABRI untuk turun tangan kendalikan situasi."

Menurut Bondan, seharusnya yang paling bertanggungjawab atas tragedi 1998, adalah Wiranto. Bukannya mengamankan Jakarta, capres Partai Hanura itu malah pergi ke Malang untuk menghadiri pergantian panglima Divisi II Singosari.

"34. Namun pada saat-saat genting, Panglima ABRI malah tinggalkan Jakarta untuk upacara seremonial di Malang."

Dia juga masih kesal dengan Wiranto yang mempengaruhi presiden Habibie hingga Prabowo dicopot sebagai panglima Kostrad. "35. Tuduhan keempat: @Prabowo08 dicopot karena mau kudeta Habibie. Sebenarnya: Prabowo justru bergerak utk amankan Habibie."

"36. Sebagai Pangkostrad, @Prabowo08 mengikuti protap untuk mengamankan Ring-1 saat ibukota kembali memanas."

Bondan menyebut, Wiranto membuat laporan keliru kepada Habibie hingga capres Gerindra itu harus dinonjobkan. "37. Prosedur tetap ini dijalankan @Prabowo08 tanpa sepengetahuan Panglima ABRI. Panglima ABRI keliru analisa situasi."

"38. Panglima ABRI berasumsi, pergerakan pasukan ke Ring-1 harus atas perintah beliau. Beliau lapor ke Presiden Habibie." "39. Karena informasi ini, Presiden Habibie berasumsi @Prabowo08 ingin kudeta. Prabowo dipanggil menghadap."

Bondan melanjutkan, "40. Jika @Prabowo08 benar ingin kudeta, apakah ia akan datang ke Istana dan datang sendirian tanpa pasukan?" "41. Mendengar perintah Presiden Habibie untuk melepas jabatan sebagai Pangkostrad, @Prabowo08 kaget."

Dia pun memuji kebesaran hati Prabowo yang rela menanggalkan jabatannya lantaran difitnah atasannya. "42. Namun sebagai prajurit yang taat, ia ikuti perintah Presiden Habibie, lepaskan jabatan Pangkostrad dan jadi Dansesko ABRI."

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA