Sabtu, 18 Jumadil Akhir 1440 / 23 Februari 2019

Sabtu, 18 Jumadil Akhir 1440 / 23 Februari 2019

Pengamat: Tokoh Partai Ingin Wariskan Kekuasaan ke Keluarga

Selasa 23 Apr 2013 22:08 WIB

Rep: Muhammad Akbar Wijaya / Red: A.Syalaby Ichsan

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Saleh Partaonan Daulay

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Saleh Partaonan Daulay

Foto: Republika/Amin Madani

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Tangerang Saleh Partaonan Daulay  mengatakan, maraknya keluarga tokoh politik yang maju sebagai calon anggota legislatif merupakan cermin kemunduran proses demokrasi di Indonesia.

Menurutnya, fenomena tersebut hanya akan menutup peluang bagi masyarakat berkiprah di dunia politik. "Implikasinya masyarakat tidak bebas merebut kekuasaan lewat partai," kata Saleh kepada Republika, Selasa (23/4).

Saleh menyatakan berpolitik merupakan hak setiap warga negara. Namun hendaknya partai politik memperhatikan sisi kapasitas, kapabilitas, dan integritas caleg yang mereka usung. "Kalau dari keluarga tidak punya kualitas itu yang masalah," ujarnya.

Banyaknya anggota keluarga tokoh politik yang maju sebagai caleg mencerminkan kuatnya oligarki politik sebagian besar partai di Indonesia.

Para tokoh partai seolah-olah ingin mewariskan kekuasaan politik mereka kepada keturunannya. "Penguasa partai ingin mewariskan kekuasaanya ke keluarga," katanya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA