Jumat, 16 Zulqaidah 1440 / 19 Juli 2019

Jumat, 16 Zulqaidah 1440 / 19 Juli 2019

'Kasihan Presiden Jika Pembantunya Tukang Gosip'

Kamis 15 Nov 2012 17:45 WIB

Rep: Muhammad Akbar Wijaya/ Red: Karta Raharja Ucu

Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo

Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo

Foto: Ismar Patrizki/Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebiasaan tuduh menuduh tanpa didasarkan bukti, bisa berakibat buruk pada karakter bangsa. Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Jendral PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo menyusul tudingan Sekretaris Kabinet, Dipo Alam,

Dipo menuding fraksi-fraksi di DPR yang melakukan kongkalikong APBN dengan kementerian. Tjahjo menantang Dipo membuktikan membuktikan tudingannya. (baca: Dipo Alam Ditantang Buktikan Tuduhan Kongkalikong APBN).

Jika tidak, Tjahjo khawatir bangsa ini tumbuh menjadi bangsa penggossip yang gemar mengabaikan fakta. "Jangan sampai nanti negara republik Indonesia menjadi negara kumpulan tukang gossip," ujarnya saat berbincang dengan ROL, Kamis (15/11).

Tjahjo mengaku prihatin dengan ulah para pembantu presiden yang sering tampil sebagai ahli gosip. Ia berharap setiap laporan hukum yang disampaikan pembantu Presiden bisa benar disertai bukti awal.

"Kasihan Bapak Presidennya kalau pembantunya ahli gosip tanpa bukti semuanya," katanya menyindir.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA