Minggu, 10 Syawwal 1439 / 24 Juni 2018

Minggu, 10 Syawwal 1439 / 24 Juni 2018

Partai Buruh Usung Tommy Soeharto Jadi Capres

Rabu 08 Juni 2011 15:47 WIB

Red: Krisman Purwoko

Hutomo Mandala Putra

Hutomo Mandala Putra

Foto: Republika

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Partai Buruh akan mengusung Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto sebagai calon presiden pada Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2014."Kita cari figur baru untuk 2014. Secara figur, Mas Tommy merupakan tokoh nasional, muda, dan punya visi ke depan," kata Ketua Umum Partai Buruh Sonny Pudjisasono di Jakarta, Rabu.

 

Sonny mengemukakan hal itu saat bersama sejumlah petinggi Partai Buruh melakukan pendaftaran verifikasi partainya di Kementerian Hukum dan HAM. Menurut Sonny, selama ini pihaknya memiliki komunikasi yang baik dengan Tommy Soeharto, bahkan putra bungsu mantan Presiden Soeharto itu kerap memberikan arahan dan pembinaan pada Partai Buruh. "Secara administratif belum ada posisi untuk Mas Tommy di partai, tapi secara hubungan batin ada. Kita mendapat pembinaan dari beliau," kata Sonny.

Selain itu, beberapa orang atau kawan dekat Tommy Soeharto juga duduk di jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Buruh. Ditanya apakah Tommy merupakan penyandang dana Partai Buruh sehingga diusung sebagai capres, Sonny mengelak untuk menjawab. "Saya tidak bisa jawab, yang jelas Partai Buruh 'pede' (percaya diri, red) maju sendiri di pemilu mendatang," kata Sonny.

Sebelumnya Partai Buruh, bersama sejumlah partai kecil lainnya, sempat hendak bergabung atau berkonfederasi dengan salah satu partai yang lolos parliamentary threshold (PT) pada Pemilu 2009 lalu, bahkan sempat membuat komitmen bersama.

Namun, Partai Buruh yang telah dua kali mengikuti pemilu akhirnya memutuskan untuk maju sendiri di Pemilu 2014. "Pemilu 2014 merupakan momentum untuk memperbaiki bangsa, karena itu Partai Buruh memutuskan maju sendiri," kata Sonny.

Menurut Sonny, salah satu cara memperbaiki bangsa adalah dengan mengajukan calon pemimpin yang memiliki sifat negarawan, bukan sekedar politisi. "Mas Tommy memiliki sifat itu. Beliau tidak mementingkan diri sendiri atau kelompok," kata Sonny.

Ia pun tidak khawatir keberadaan Tommy akan semakin memperkecil dukungan masyarakat pada partainya. Ia justru berkeyakinan sebaliknya, keberadaan "Pangeran Cendana" itu justru menjadi nilai tambah bagi Partai Buruh.

Sementara itu terkait verifikasi, Partai Buruh untuk sementara baru menyerahkan 14 berkas kepengurusan partai di tingkat provinsi kepada Kemenkumham. "Kita akan lengkapi secara bertahap. Berdasar pengalaman yang lalu, ketika semua berkas kita serahkan ternyata ada kasus berkas terselip atau hilang," katanya.

Sementara itu Direktur Tata Negara Ditjen AHU Kemkumham Ansyari Sihabuddin yang menerima pendaftaran Partai Buruh berharap partai yang lain segera mulai mendaftar, tidak menunda hingga menjelang batas akhir waktu pendaftaran. "Kami harapkan partai segera mendaftar, tidak semua di 'last time', sehingga kami bisa mencicil pekerjaan verifikasi ini," katanya.

 

 

Sumber : antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA