Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Apa Pun Hasil Pilkada, Gerindra Tetap Usung Prabowo Capres

Jumat 29 Jun 2018 01:17 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Andri Saubani

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menunjukan surat suara saat pencoblosan Pilkada serentak 2018 di TPS 017, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/6).

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menunjukan surat suara saat pencoblosan Pilkada serentak 2018 di TPS 017, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/6).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Gerindra hanya menang di tiga wilayah dalam hitung cepat atau quick count di pilgub.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dari 17 provinsi, Partai Gerindra hanya menang di tiga wilayah dalam hitung cepat atau quick count di pemilihan gubernur (pilgub), yaitu di Kalimantan Timur, Sumatra Utara, dan Maluku. Namun, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade menegaskan, pihaknya tetap mengusung ketua umumnya sebagai bakal calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

"Kita tetap akan mencalonkan Pak Prabowo, ke KPU mejadi calon presiden, malah kinerja mesin kita berhasil dan menambah keyakinan kami bahwa Pak Prabowo bisa menang di 2019," tegas Andre saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (28/6).

Selain itu, Andre juga membantah jika efek Prabowo Subianto di pilkada serentak kurang membantu calon untuk menang. Justru menurutnya, efek Prabowo Subianto sangat luar biasa, sebagai contoh di pilgub Jawa Barat. Sebelumnya, kata Andre, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu diprediksi bakal jeblok, tapi kenyataannya mengejutkan. Bahkan Andre menegaskan Sudrajat-Ahmad Syaikhu belum tentu kalah di hitungan real count.

"Begitu juga Pak Sudrajat kita maju dari nol persen logistik juga tidak punya waktunya terbatas, ini efek Prabowo yang mendongkrak calon yang kita usung," tambahnya.

Kemudian, kemenangan pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah (Eramas) di Pilgub Sumatra Utara (Sumut). Andre menyatakan, kemenangan pasangan tersebut tidak lepas dari efek Prabowo Subianto dan tagline #2019GantiPresiden. Namun demikian, dia juga menampik kemenangan Eramas juga didapat dari dukungan para tokoh lainnya yang ikut mendukung Eramas.

"Ada efek Gerindra dan Pak Prabowo sebagai garda terdepan memenangkan Eramas. Juga faktor masyarakat yang menginginkan perubahan," tambahnya.

Selain itu, Andre juga membantah banyak calonnya yang gagal karena mesin partainya melempem. Ia menjelaskan hasil pilgub di Jawa Barat dan Jawa Tengah meski sementara dianggap kalah, tapi hasil di pilkada di dua daerah tersebut menunjukkan bahwa mesin politik partainya bekerja efektif.

Bahkan, dia menilai, mesin politik Partai Gerindra bekerja luar biasa. Apalagi pasangan calon yang diusungnya mulai dari nol, dan melawan figur yang cukup kuat secara elektabilitas dan popularitasnya. Di antaranya Ridwan Kamil yang brandingnya sudah diatas 30-40 persen. Ganjar Pranowo yang sudah 70-80 persen.

"Hasil pilkada kami kemarin menunjukkan bahwa hasil kerja kami efektif, di Sumatra Utara, di Jawa Barat, di Jawa Tengah, di Kalimantan Timur pun kami menang, hanya memang kita banyak yang kalah, tapi penyebabnya bukan karena mesin politik, juga faktor logistik dan figur lawan," ungkapnya.

Namun, lanjut Andre, dengan keterbatasan logistik dan waktu, kinerja mesin politiknya cukup membanggakan, khususnya di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sehingga, membalikkan prediksi lembaga survei.

Maka dengan demikian, dia menyatakan, tidak benar jika mesin politiknya tumpul. Kendati demikian, kata Andre, pihaknya tetap akan melakukan evaluasi hasil pilkada ini untuk menatap pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

"Tentu kita selalu ada evaluasi, mesin kita setelah kita perbaiki dan sempurnakan dengan membangun infrastruktur partai dengan pelatihan kader. Karena kami ingin menang di Pilpres 2019 nanti," tutur Andre.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA