Tuesday, 12 Rabiul Awwal 1440 / 20 November 2018

Tuesday, 12 Rabiul Awwal 1440 / 20 November 2018

Jelang Pilgub Jabar, KPU Cimahi Cek Kelengkapan Logistik

Senin 25 Jun 2018 07:07 WIB

Rep: M Fauzi Ridwan/ Red: Bilal Ramadhan

Catatan Pilkada Serentak 2018

Catatan Pilkada Serentak 2018

Foto: republika
Pengecekan berlangsung sejak Sabtu (23/6) dan akan berakhir pada Senin (25/6)

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Jelang pencoblosan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada 27 Juni mendatang dan jelang pendistribusian logistik, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cimahi melakukan pengecekan akhir. Dengan melibatkan Petugas Kelompok Penyelenggara Semungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Pengecekan berlangsung sejak Sabtu (23/6) dan akan berakhir pada Senin (25/6) di area Sekretariat KPU Kota Cimahi. Pengecekan logistik pada Sabtu (23/6) dilakukan terhadap PPS Pasirkaliki, Cibabat, Citeureup dan Cipageran.

Sedangkan pengecekan Ahad (24/6) dilakukan untuk PPS Cimahi, Padasuka, Karangmekar, Cigugur Tengah, Baros, Setiamanah dan Senin (25/6) logistik untuk PPS Leuwigajah, Utama, Cibeureum dan Melong. Komisioner KPU Kota Cimahi, Sri Suasti mengatakan, pengecekan ulang logistik untuk memastikan jumlah kebutuhan dan jenis logistik untuk semua PPS atau TPS yang ada di Kota Cimahi tepat.

"Kita minta KPPS (lakukan cek ulang) supaya tidak ada keraguan. Mereka sudah mengecek dari awal dan tidak ada kendala. Jumlahnya sesuai," ujarnya, Ahad (24/6).

Ia menuturkan, pengecekan logistik diantaranya yang berada di dalam kotak suara yaitu surat suara, beberapa jenis sampul, alat coblos, tinda dan segel. Sementara itu, jumlah kotak suara sesuai dengan jumlah TPS, yaitu sebanyak 983 plus 2,5 persen.

Menurutnya, pengecekan juga dilakukan di luar kotak suara diantaranya ATK, tanda pengenal untuk KPPS, petugas TPS, saksi, lem perekat, tanda DPT dan lain-lain. Katanya, jelang pencoblosan masih ada beberapa logistik yang kurang seperti buku panduan untuk KPPS.

"Sekarang kita sedang ambil buku panduan untuk KPPS," ujarnya. Selain itu, stiker untuk kotak suara juga belum ada. Ia menuturkan, agar tidak tertukar, pihaknya menggunakan stiker sementara pada kotak suara masing-masing PPS.

"Surat suara sudah aman. penggantian yang rusak sudah diserahkan dan kita ambil," ungkapnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES