Jumat, 7 Zulqaidah 1439 / 20 Juli 2018

Jumat, 7 Zulqaidah 1439 / 20 Juli 2018

Jaminan Keamanan Jadi Perhatian KPU Jabar di Debat Paslon

Selasa 12 Juni 2018 11:46 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Rahmat Santosa Basarah

Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat

Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat

Foto: Republika/Edi Yusuf
Masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG---KPU Jabar melakukan evaluasi pelaksanaan debat kedua di Depok, belum lama ini. Menurut Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat, hasil evaluasi jaminan keamanan diharapkan menjadi acuan debat publik ketiga Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018. Yayat menjelaskan, dari hasil evaluasi debat pertama dan kedua, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Misalnya, kenyamanan serta daya tampung peserta dan pendukung. Begitu pula dari aspek keamanan, perlu jaminan dari Polda terutama dalam menghadapi situasi darurat.

Harapan itu pun, mengemuka pada acara rapat persiapan debat publik ke tiga Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Aula Setia Permana Jl. Garut 11 Bandung, Rabu (6/6) lalu. Rapat dihadiri tim kampanye Paslon, media TV penyelenggara, dan perwakilan Polda Jabar. Menurut Yayat, KPU akan tetap menyelenggarakan debat publik ketiga sesuai perintah PKPU. "Khusus masalah keamanan, kami menyerahkan sepenuhnya kepada Polda dan Bawaslu Jabar," ujar Yayat, Selasa (12/6).

Yayat mengatakan, rencananya debat publik ketiga akan berlangsung di Hotel Grand Sudirman Jl Jenderal Sudirman Bandung, pada 22 Juni 2018. Kegiatan itu juga disiarkan langsung dua TV penyelenggara yakni TV One dan Metro TV Pukul 19.30 hingga Pukul 21.30 WIB. Tuntutan jaminan keamanan ditanggapi langsung Kasubdit Politik Polda Jabar, AKBP Ade Solihin. Ia berjanji memaksimalkan anggotanya untuk memberi rasa aman bagi peserta dan pendukung. "Intinya kami menjamin keamanan debat," katanya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA