Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Ketum PAN: Taufik Tolak Maju Cawagub Jateng

Ahad 14 January 2018 16:17 WIB

Red: Joko Sadewo

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan

Foto: Republika/Putra M. Akbar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR, yang juga kader PAN Taufik Kurniawan menolak dijadikan sebagai bakal calon wakil gubernur Jawa Tengah, mendampingi Sudirman Said. Taufik memilih untuk menjaga amanat konstituennya untuk tetap menjadi anggota DPR.

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan mengatakan dalam pilkada di Jawa Timur dan Jawa Tengah, sebenarnya ada permintaan dari Prabowo Subianto, agar kader PAN menjadi cawagub di kedua daerah itu. Namun justru kader PAN yang tidak bersedia dicalonkan.

"Tapi kader kita menolak," kata Zulkifli di Magelang saat melakukan roadshow di Jateng, dalam siaran persnya. Sabtu (13/1/2018).

Diceritakannya, dalam Pilkada Jawa Tengah, Koalisi PAN, Gerindra, PKB sepakat mengusung Sudirman Said. Untuk wakilnya, Sudirman Said menginginkan Taufik Kurniawan menjadi cawagubnya. Namun Taufik tidak bersedia dicalonkan sebagai cawagub Pilkada Jateng.

"Tapi Taufik tidak bersedia. Lebih baik kita all out memenangkan Sudirman, dia orang bersih yang anti-korupsi," ucap Zulkifli.

Demikian juga dengan Pilkada Jawa Timur. Kata Zulkifli, Prabowo meminta kader PAN menjadi cawagub, tapi kader PAN tidak bersedia. "Pak Prabowo minta kader PAN menjadi cawagub di Jatim, tapi tidak ada yang bersedia," ucap Zulkifli.

Dalam kesempatan itu, Zulkifli juga membantah adanya politik uang dalam koalisi dengan Gerindra saat mengusung Sudrajat-Ahmad Syaikhu di Pilgub Jawa Barat. "Tidak ada mahar politik dan tidak ada politik uang," katanya.

Sebelumnya, Taufik Kurniawan menegaskan bahwa dirinya tidak berambisi untuk maju di Pilkada Jawa Tengah. Taufik memilih setia kepada konstituen yang sudah memilihnya menjadi anggota DPR selama dua periode.

"Saya harus mendengarkan suara pemilih saya yang sudah setia selama 15 tahun ini, dari dapil saya, dari ketum, dari pendiri partai, Pak Amien Rais dan seterusnya, termasuk alim dan ulama di dapil saya," kata Taufik.

Para pendukungnya di Dapil Jateng VII (Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen), kata Taufik, masih menginginkannya untuk tetap berada di parlemen. Pendukung keberatan jika Taufik melepas posisi sebagai wakil mereka di DPR.

"Mereka masih ingin saya memegang amanah sebagai wakil DPR, untuk bisa berkomunikasi langsung menjadi penyambung lidah aspirasi masyarakat," ungkap Taufik.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES