Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Golkar-PKB-Hanura Juga akan Ikut Daftarkan Paslon di Pilkada Surabaya

Selasa 08 Sep 2015 22:03 WIB

Red: Bayu Hermawan

Pilkada Serentak (Ilustrasi)

Pilkada Serentak (Ilustrasi)

Foto: Republika/Yogi Ardhi

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Hanura siap mendaftarkan pasangan bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Syamsul Arifin dan Warsito ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya pada hari terakhir pendaftaran calon pada 10 September 2015.

"Dua hari lalu, saya sudah bertemu teman-teman Golkar Surabaya dari kubu Abu Rizal Bakrie (ARB). Kemudian saya lanjutkan di internal saya dan sampai di pusat," kata Ketua DPD Golkar Surabaya kubu Agung Laksono Andi Budi Sulistijanto di Surabaya, Selasa (8/9).

Andi mengatakan pihaknya saat ini berada di Jakarta untuk melakukan komunikasi lanjutan. Selain berkomuniaksi dengan Ketua DPD Golkar Surabaya kubu ARB, M. Alyas, Andi juga berkomunikasi dengan Sekretaris DPD Golkar Surabaya Dwi Utomo.

"Selama ini yang lebih banyak berkomunikasi ini Pak Dwi Utomo. Di struktur kepengurusan kubu ARB sebagai sekretaris, di kepengurusan kubu Agung Laksono juga sebagai sekretaris. Sehingga ini menjadi jembatan agar saya enak melakukan komunikasi," jelasnya.

Ia mengatakan Alyas sendiri responsnya positif karena apapun Surabaya dipandang sebagai kota dinamika politik yang tinggi, sehingga wajar jika tertarik di kancah perpolitikan di Surabaya.

"Untuk keputusan kita tunggu sampai besok. Waktu dua hari ini cukup untuk persiapan," ujarnya.

Saat ditanya konsolidasi dengan PKB dan Hanura, Andi mengatakan pihaknya sudah ketemu langsung dengan ketua PKB dan Ketua Hanura Surabaya. Bahkan sekarang ini menjajaki komunikasi di tingkat pusat.

"Kami sudah ketemu pak Agung Laksono dan juga mencoba menjajaki lintas partai lainnya," ucapnya.

Mengenai persyaratan pencalonan untuk pasangan Syamsul-Warsito, Andi mengatakan semua sudah selesai. Hal ini dikarenakan sudah dipersiapkan jauh-jauh hari pada saat pendaftaran tahap pertama di KPU. PKB dan Hanura hanya memiliki delapan kursi sehingga kurang dua kursi untuk bisa mencalonkan.

Sementara itu, bakal Cawawali Surabaya Warsito mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan Ketua DPP Golkar Agung Laksono mengenai kesiapannya maju Pilkada Surabaya.

"Sekarang tinggal menunggu rekomendasi dari Golkar kubu ARB. Terakhir pendaftaran 10 September, semoga besok semua sudah clear," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pengorbanan Ketua DPD Golkar Surabaya Andi Budi patut diapresiasi karena sudah memediasi semua kepentingan sehingga pasangan Syamsul-Warsito mendapat lampu hijau untuk maju Pilkada Surabaya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA