Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

Aher Temui Ulama Besar Saat Berkunjung ke Rusia

Jumat 04 Aug 2017 09:45 WIB

Rep: Zuli Istiqomah/ Red: Dwi Murdaningsih

Ribuan umat muslim di Rusia melaksanakan Shalat Idul Adha 1436 H di Masjid Agung Moskow atau Moskovskiy Soborniy Mecet, Kamis (24/9).REUTERS/Maxim Shemetov

Ribuan umat muslim di Rusia melaksanakan Shalat Idul Adha 1436 H di Masjid Agung Moskow atau Moskovskiy Soborniy Mecet, Kamis (24/9).REUTERS/Maxim Shemetov

Foto: REUTERS/Maxim Shemetov

REPUBLIKA.CO.ID, BASHKORTOSTAN -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Rusia sejak awal pekan ini. Dalam kunker dan penandatanganan kerjasama protocol Letter of Intens antara pemerintah Jawa Barat dengan pemerintah Bashkortostan Rusia, Heryawan berkesempatan untuk mengunjungi warga muslim dan ulama besar di Rusia.

Heryawan disambut langsung oleh ulama besar Rusia Syeikh Islam Mufti Talgat Safa Tajuddin bersama jamaah. Suasana hangat menyelimuti silaturahmi tersebut.Keduanya lalu terlibat perbincangan akrab tentang perkembangan Islam selama ini di Rusia.

Aher, sapaan akrabnya, merasa terkejut dengan jumlah penduduk sekitar 4 juta orang di negara republik Bashkortostan Rusia mayoritas beragama Islam.

"Ini di luar dugaan kita semua, ternyata di Bashkortostan Rusia ini banyak muslimnya. Bahkan muslimnya sangat mayoritas mencapai sekitar 85 persen. Ini luar biasa," kata Aher sepertj dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Islam Rusia pun menyebar ke beberapa negara lainnya, seperti Finlandia, Siberia dan lainnya. Bahkan perkembangan Islam di Rusia cukup pesat, hal tersebut ditunjukan dengan banyak berdirinya mesjid di sana.

"Kita bangga Islam tumbuh di Rusia terbukti dulu hanya sekitar 300 masjid sekarang 7.500 masjid," katanya.

Oleh karena itulah, lanjut Aher, pihaknya tertarik untuk merealisasikan kerjasama dengan pemerintah Bashkortostan Rusia. Baik itu kerjasama di bidang tekhnologi, pendidikan, pertanian, migas dan lainya. Ia juga berharap bisa bekerjasama dalam bidang pendidikan.

"Kita nanti bisa kerjasama melalui pertukaran mahasiswa. Belajar Islam disini dan bisa juga belajar yang lainnya," ujarnya.

Sementara itu Syeikh Islam Mufti Talgat Safa Tajuddin mengatakan, perkembangan Islam di Rusia cukup pesat dari sejak 15 tahun terakhir ini. Bahkan pada setiap tahunnya berdiri 20-30 bangunan mesjid di Bashkortostan Rusia. Selama ini lanjutnya, umat muslim di Rusia menjalin komunikasi sangat baik dengan pemeluk agama lainnya. Bahkan sangat mendapat perhatian dari pemerintah.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA