Selasa, 16 Ramadhan 1440 / 21 Mei 2019

Selasa, 16 Ramadhan 1440 / 21 Mei 2019

Pakistan-India Berlomba Bersikap Manis ke Pangeran MBS

Rabu 20 Feb 2019 16:19 WIB

Rep: Rossi Handayani/Kamran Dikarman/ Red: Teguh Firmansyah

Presiden India Narendra Modi menyambut Pangeran Muhammad bin Salman di Bandara.

Presiden India Narendra Modi menyambut Pangeran Muhammad bin Salman di Bandara.

Foto: AP/Manish Swarup)
PM Narendra Modi rela menjemput Pangeran MBS meski melanggar protokoler.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Hubungan India dan Pakistan memanas dalam beberapa hari terakhir menyusul serangan di Kashmir yang menewaskan 40 anggota paramiliter India. Pemerintah India menyalahkan Pakistan atas serangan tersebut.

PM India Narendra Modi bahkan mengancam akan memberikan balasan keras ke Islamabad. Namun Pakistan menyangkal terlibat dalam sernagan. PM Pakistan Imran Khan mengingatkan akan menyerang balik India jika berani melancarkan aksi nekat.

Tapi di tengah memanasnya hubungan tersebut, kedua negara memiliki kesamaan. Mereka sama-sama menyambut Putra Mahkota Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dengan 'karpet merah'.

Modi bahkan rela menjemput langsung Pangeran MBS ke bandara kendati hal tersebut melanggar protokoler. Modi seolah tak mau kalah dengan PM Pakistan Imran Khan yang menyambut langsung Pangeran MBS di bandara.

"Sebuah babak baru dalam hubungan bilateral," cicit juru bicara Kementerian Luar Negeri, Raveesh Kumar, dengan mengunggah foto itu melalui di Twitter.

PM Salman menyampaikan pujiannya ke PM Modi. Ia mengaku kagum dengan Modi. Menurutnya sang perdana menteri merupakan 'saudara tua'. "Dengan kepemimpinan presiden dan perdana menteri, saya yakin akan terjalin hubungan baik Saudi dan India," ujar Pangeran MBS seperti dikutip Asia News International dan dilansir dawn.com, Selasa (20/2). 

Baca juga, Pakistan: Jika India Menyerang, akan Kami Balas.

Bagi India, Saudi merupakan mitra penting dalam dunia perdagangan. Transaksi dagang di antara keduanya mencapai 27,5 miliar pada tahun lalu. Saudi merupakan suplier utama energi India dengan kontribusi sekitar 17 persen dari total kebutuhan. Saudi juga menyuplai sepertiga kebutuhan gas alam.  Ketergantungan ini seperti akan semakin meningkat seiring sanksi yang dijatuhkan AS kepada Iran, sebagai penyedia minyak terbesar India.  

India juga mengharapkan putra mahkota mengumumkan investasi awal dalam Dana Investasi dan Infrastruktur Nasional. "Ini untuk membantu mempercepat pembangunan pelabuhan dan jalan raya," kata seorang pejabat India dan media pemerintah Saudi.

Sebelum ke India, Pangeran Salman terlebih dahulu mengunjungi Pakistan, Ahad (17/2). Kunjungan tersebut juga bertujuan mempererat hubungan bilateral antara kedua negara.

Ini merupakan kunjungan perdana Pangeran MBS ke Pakistan. Kedatangannya ke sana pun disambut langsung oleh Perdana Menteri Pakistan Imran Khan di pangkalan udara Nur Khan. Sang PM bahkan menyetiri langsung Pangeran MBS hingga menuju ke kediamannya.

Jamuan makan malam pun digelar guna membangun keakraban antara Pangeran MBS dan Khan serta pejabat Pakistan lainnya. Pada kesempatan tersebut, Khan memuji hubungan bilateral Riyadh dengan Islamabad yang telah terjalin cukup kuat.

"Pakistan dan Saudi kini membawa hubungan ini ke tingkat yang belum pernah kita miliki sebelumnya, hubungan di mana sekarang akan menjadi investasi antara kedua negara yang akan saling menguntungkan darinya," ujar Khan, dikutip laman Aljazirah.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA