Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Rabu, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Mourinho Belum Aman dari Ancaman Pemecatan

Ahad 07 Okt 2018 18:14 WIB

Rep: Febrian Fachri, Ronggo Astungkoro, Frederikus Bata / Red: Andri Saubani

Jose Mourinho

Jose Mourinho

Foto: Jose Mourinho
Manchester United menang dramatis atas Newcastle pada Sabtu (6/10).

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manajeman Manchester United, menurut laporan Caught Offiside, disebut tetap akan mengevaluasi kinerja pelatih Jose Mourinho. Meski kemenangan dramatis 3-2 diraih Iblis Merah atas Newcastle pada Sabtu (6/10), Mou tetap bisa dipecat pada beberapa pekan ke depan.

United berhasil membalikkan keadaan secara dramatis di Theatre of Dreams. Tertinggal lewat dua gol cepat pada babak pertama, Iblis Merah itu berhasil unggul 3-2 pada menit ke-90.

Memulai babak kedua dengan ketertinggalan dua gol, Jose Mourinho memasukkan Marouane Fellaini untuk menggantikan Scott McTominay sebagai gelandang. Penguasaan bola langsung diambil alih oleh Manchester United sejak awal babak kedua.

Ashley Young dkk melakukan beberapa kali serangan yang cukup membahayakan. Pada menit ke-67, Mourinho menarik keluar Marcus Rashford dan digantikan oleh Alexis Sanchez.

Gol pertama Manchester United dicetak oleh Juan Mata yang bermain sejak menit ke-19 menggantikan Eric Bailly. Melalui sepakan tendangan bebas, Mata mengawali comeback dramatis tim Setan Merah di Old Trafford pada menit ke-70.

Serangan demi serangan terus dilakukan oleh Manchester United. Beberapa umpan silang yang dilancarkan tak berbuah gol. Hingga akhirnya pada menit ke-76, berawal dari operan satu-dua yang apik antara Anthony Martial dan Paul Pogba, Manchester United berhasil mencetak gol kedua. Martial menjadi pemain yang mencetak gol penyama kedudukan.

Berhasil menyamakan kedudukan 2-2, Manchester United semakin meningkatkan intensitas serangan. Newcastle United bukan tanpa perlawanan pada babak kedua ini, mereka berhasil mendapatkan empat sepakan pojok.

Gol kemenangan Manchester United akhirnya tercipta di menit ke-90. Lewat umpan silang dari Young, Alexis Sanchez akhirnya mengakhiri paceklik golnya melalui sundulan. Hingga akhir babak kedua selesai, skor tak berubah.



Dengan hasil ini, Manchester United berhasil menambah tiga angka dan berada di posisi kedelapan klasemen sementara Liga Primer Inggris. Sedangkan, Newcastle United harus kembali berada di zona degradasi, yakni posisi ke-19, klasemen sementara.

Mourinho pun sampai harus berterima kasih kepada striker Alexis Sanchez yang menjadi penyelamat lewat golnya pada menit ke-90. "Tidak mudah bagi pemain cadangan masuk lapangan dengan kondisi tim sedang tertinggal. Tapi Sanchez mengatasi semuanya dengan baik," ujar Mou dikutip Metro, Sabtu (7/10).

Pada musim ini Sanchez sangat jarang diturunkan di tim inti. Dari delapan pekan Liga Primer 2018-2019, mantan pemain Barcelona dan Arsenal itu baru tampil enam laga.

Tadi malam, striker 29 tahun itu baru masuk sejak menit ke-67. Sanchez masuk lapangan di saat Iblis Merah masih tertinggal 0-2 dari Newscastle. Sanchez masuk menggantikan penyerang muda Marcus Rashford.

Mou mengatakan ia senang dengan keberhasilan Sanchez mengakhiri paceklik golnya di Liga Primer musim ini. Tampil dari bangku cadangan dan jadi pahlawan kemenangan menurut Mou akan mendongkrak rasa percaya diri pemain.

Ia berharap Sanchez terus memperbaiki penampilan karena pemain yang juga pernah membela Udinese itu diutuhkan Mou untuk menambah variasi serangan MU. "Saya rasa dia membutuhkan momen ini. Sanchez sangat dibutuhkan dan dia sudah berlatih keras dalam beberapa bulan ini," kata Mourinho.

Mengutip Miror, Mou memang diisukan akan segera didepak MU karena sejak awal musim, penampilan Romelu Lukaku dan kawan-kawan tidak konsisten.  Nama-nama pengganti Mou pun kian santer beredar di media massa Inggris dan Eropa, khususnya Zinedine Zidane.

Namun, dikutip dari Caught Offside, Ahad (7/10), United bisa menghemat uang dalam jumlah besar andai mereka mengakiri kerja sama dengan Mourinho pada akhir musim. Alasannya, United harus mengeluarkan 29 juta poundsterling andai pemecatan manajer asal Portugal itu dalam waktu dekat ini.

Andai pemecatan dilakukan pada akhir musim, The Red Devils disebut hanya akan kehilangan 10 juta euro untuk melunasi sisa gaji Mourinho. "MU tidak harus memecat Mourinho dalam waktu dekat karena hanya menambah besar beban biaya klub," tulis Cought Offside.

Baca juga:

photo
Hasil Liga Primer Inggris, Sabtu (6/10).

Respons Mourinho

Sementara usai pertandingan melawan The Magpies, Mou menaggapi santai tentang rumor posisinya akan lengser di Old Trafford. Mou menyebut teriakan dan cibiran terhadapnya hanyalah upaya jahat karena tidak menyukai kepribadiannya.

"Saya sangat mencintai pekerjaan ini. Pekerjaan melatih impian saya sejak kecil. Saya harus siap dengan semua kenyataan seperti sekarang," ujar Mou.

Kemenangan atas Newcastle menjadi krusial di tengah rentetan hasil negatif MU. Sebelumnya, Iblis Merah tak berhasil mendulang tiga angka dalam empat laga terakhir, di berbagai kompetisi.

Mourinho pun angkat jempol melihat usaha anak asuhnya pada laga kontra The Magpies. "Kami memulai babak kedua dengan semangat yang berbeda. Kami memberikan segalanya," ujar eks arsitek Chelsea, Real Madrid, Inter Milan, dan FC Porto itu.

"Saya benar-benar bersyukur. Kebahagian ini bukan untuk diri saya sendiri, tapi untuk penggemar dan para pemain," kata Mourinho, mengutip dari Four Four Two.

Kepada MUTV seusai laga, Mourinho mengungkapkan apa yang disampaikannya pada jeda antarbabak pada laga melawan Newcastle. Di ruang ganti, Mourinho memberikan kalimat-kalimat motivasional kepada pemainnya.

"Pada akhir babak pertama, kami membuka hati kam. Dan kami berbicara tentang perubahan taktik selama dua menit dan delapan menit kemudian berbicara hal lain yang ada dalam kepala saya 'Biarkan pemain bermain secara bebas pada babak kedua', dan hasilnya 3-2. Luar biasa."

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA