Jumat, 8 Syawwal 1439 / 22 Juni 2018

Jumat, 8 Syawwal 1439 / 22 Juni 2018

Mengapa Yudi Latif Mundur dari BPIP?

Sabtu 09 Juni 2018 04:37 WIB

Red: Elba Damhuri

Yudi Latif

Yudi Latif

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Mundurnya Yudi dinilai karena sorotan gaji dan hak keuangan BPIP.

REPUBLIKA.CO.ID  Oleh: Gumanty Alawiyah, Dessy Suciati Saputri

Kontroversi gaji pimpinan dan staf Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) terus menyisakan persoalan. Kemarin, Kepala BPIP Yudi Latif memberikan kejutan hebat dengan menyatakan ia mengundurkan diri dari jabatannya.

Dalam keterangan tertulis, Yudi juga meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia selama menjabat sebagai kepala BPIP. Ia menilai, kemunduran dirinya sebagai momen tepat untuk penyegaran struktur kepemimpinan dalam tubuh BPIP.

"Pada titik ini, dari kesadaran penuh harus saya akui bahwa segala kekurangan dan kesalahan lembaga ini selama setahun lamanya merupakan tanggung jawab saya selaku kepala pelaksana. Untuk itu, dengan segala kerendahan hati saya ingin menghaturkan permohonan maaf pada seluruh rakyat Indonesia," kata Yudi melalui pesan tertulis yang diterima Republika, Jumat (8/6).

Yudi mengatakan, transformasi dari UKP PIP menjadi BPIP membawa perubahan besar terhadap struktur organisasi, peran, dan fungsi lembaga. Juga dalam relasi antara dewan pengarah dan pelaksana. Karena itu, kata dia, semua itu memerlukan tipe kecakapan, kepribadian serta perhatian dan tanggung jawab yang berbeda.

"Saya merasa, perlu ada pemimpin-pemimpin baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Seperti halnya, daun-daun yang gugur demi memberi kesempatan bagi tunas-tunas baru untuk bangkit. Dan saya mohon pamit," kata dia.

Dia menceritakan, selama setahun, terlalu sedikit yang telah kerjakan BPIP untuk persoalan yang teramat besar. Lembaga penyemai Pancasila ini baru menggunakan anggaran negara untuk program sekitar Rp 7 miliar. Selain itu, anggaran BPIP baru turun pada awal November dan pada 15 Desember penggunaan anggaran kementerian/lembaga harus berakhir. Adapun anggaran untuk tahun 2018, sampai saat ini belum turun.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah menerima surat pengunduran diri Kepala BPIP Yudi Latif. Jokowi mengatakan, surat pengunduran diri Yudi telah diterima pada Jumat (8/6) pagi. "Ya, jadi pagi tadi saya sudah menerima surat pengunduran diri dari Pak Yudi Latif," kata Jokowi di rumah dinas Ketua MPR, Jakarta, usai berbuka puasa bersama.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES