Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

Kekuasaan Seumur Hidup untuk Xi Jinping

Selasa 13 March 2018 06:03 WIB

Red: Elba Damhuri

Donald Trump (kanan) bersama Xi Jinping (kiri)

Foto:
Cina tidak mengizinkan adanya oposisi politik dalam bentuk apa pun.

Yuan sangat senang menjadi bagian dari momen penting dalam sejarah Cina. Dia mengaku siap dan tidak akan ragu untuk memberikan dukungan kepada Presiden Xi Jinping.

Dia mengatakan, Xi telah menunjukkan jalan yang benar untuk mengembangkan Cina. Lebih jauh, dia mengatakan, negara membutuhkan sosok pemimpin yang kuat dan dapat memimpin rakyat melangkah ke depan.

Dilansir laman New York Times, Cina menjelma menjadi negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia. Negeri Tirai Bambu juga menjadi negara dengan total pedagangan dan investasi yang tidak sedikit di bawah kepemimpinan Xi Jinping.

Bahkan, ekonomi Cina diprediksi akan mengalahkan Amerika Serikat (AS) pada 2029 mendatang. Xi Jinping berniat membawa Cina tidak hanya tumbuh menjadi negara yang sejahtera, tetapi juga kuat dalam hal politik. Xi berniat menyaingi AS dalam hal kekuatan dan pengaruh.

Bersamaan dengan tumbuhnya ekonomi, Xi Jinping juga meningkat kekuatan militer negara. Xi memodernkan militer Cina sekaligus menanamkan uang ke sejumlah proyek infrastruktur di negara lain. Kepemimpinan Xi juga telah membawa Cina pada perluasan ukuran dan ruang lingkup militernya, pembersihan petugas korup dan membangun instalasi militer di perairan sengketa Laut Cina Selatan.

Pemerintah mengatakan, penghapusan masa jabatan dilakukan untuk melindungi otoritas partai dengan Xi Jinping sebagai pusatnya. Mereka mengatakan, bukan berarti Xi dapat menjabat sebagai presiden seumur hidup menyusul dihilangkannya batasan masa jabatan kepala negara.

Pemerintah mengakui posisi presiden memang merupakan hal penting. Namun, di atas itu semua, posisi Xi Jinping sebagai ketua Partai Komunis dan pimpinan tertinggi militer merupakan hal yang lebih penting lagi.

Direktur Studi Asia dari Council on Foreign Relations Elizabeth Economy mengatakan, Xi juga berpotensi menjadi sosok yang paling disalahkan jika ada gangguan atau bencana besar. Ini menyusul posisi Xi yang menjadi penanggung jawab atas semua masalah yang terjadi di negara.

Dia mengatakan, kampanye antikorupsi yang dilakukan Xi telah menciptakan lawan politik yang tangguh di dalam negeri. Dia melanjutkan, sedikit saja kelemahan terlihat, lawan politik tentu akan memanfaatkan hal tersebut guna menjatuhkan dirinya.

(Pengolah: yeyen rostiyani).

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Senegal Menang 2-1 Atas Polandia

Rabu , 20 June 2018, 00:22 WIB