Saturday, 9 Syawwal 1439 / 23 June 2018

Saturday, 9 Syawwal 1439 / 23 June 2018

Prabowo Mencari Calon Wakil Presiden

Jumat 09 March 2018 08:37 WIB

Red: Elba Damhuri

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) berfoto bersama Presiden PKS Sohibul Iman (kiri), Sekjen PAN Eddy Soeparno (kanan) serta Pasangan Calon Gubernur Jawa Barat dari Partai Koalisi Asyik, Sudrajat (kedua kiri) - Ahmad Syaikhu (kedua kanan) saat melakukan pertemuan di Jakarta, Kamis (1/3).

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kanan), Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar (kanan) dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kedua kiri) meninjau proyek MRT di Stasiun Senayan, Jakarta, Rabu (7/3).

Foto:
Ada tiga nama kuat dari sisi elektabilitas yang bisa mendampingi Prabowo. Siapa saja?

Gatot dan Anies menguat

Secara internal, Gerindra mengaku sudah membahas nama-nama yang berpeluang akan disandingkan dengan Prabowo. Untuk cawapres, sudah ada dua nama yang menonjol, yaitu Gatot Nurmantyo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade menjelaskan, kedua nama itu dinilai oleh Gerindra memiliki kapasistas dan modal elektoral untuk mendongkrak elektabilitas Prabowo. Selain itu, kedua-duanya memiliki kedekatan dengan Prabowo.

Gerindra juga menimbang nama-nama potensial lainnya untuk menjadi cawapres Prabowo. Di antaranya, Zulkifli Hasan, sembilan nama elite PKS, Agus Harimurti, dan Muhaimin Iskandar.

“Siapa yang akan dipilih adalah yang diterima oleh partai pengusung dan memperkuat elektabilitas Prabowo. Juga, memiliki visi dan misi yang sama dengan Prabowo,” kata Andre.

Gatot dan Anies disebut menjadi calon potensial pendamping Prabowo dalam hasil survei lembaga Populi Center. Dari survei Populi Center, Anies menjadi sosok yang paling berpotensi mendampingi Prabowo dengan elektabilitas sebesar 12,8 persen.

Untuk elektabilitas Gatot jika menjadi cawapres bagi Prabowo sebesar 10,8 persen. Namun, elektabilitas Gatot sebagai cawapres bagi Prabowo mengalami penurunan yang signifikan jika dibandingkan dengan hasil survei pada bulan Oktober 2017 yang mencapai 17,3 persen.

Ada tiga nama capres/cawapres alternatif yang elektabilitasnya naik, yakni Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan, dan Agus Harimurti. Berdasarkan hasil survei Median pada Februari lalu, elektabilitas Gatot saat ini 5,5 persen, Anies 4,5 persen, dan AHY 3,3 persen.

Direktur Eksekutif Median Rico Marbun mengatakan, elektabilitas ketiganya naik dibandingkan pada Oktober 2017 lalu. Gatot saat itu di bawah Anies, dengan 2,8 persen, naik menjadi 5,5 persen pada Februari 2018.

Menurut Rico, dari survei yang menggunakan populasi 1.000 responden, dengan margin of error sekitar 3,1 persen dan menggunakan metode multistage random sampling, Gatot dipilih karena tegas oleh 21,4 persen responden. Selain itu, karena pembelaan terhadap umat Islam (14,3 persen) dan juga karena diperlakukan tidak adil (10,6 persen).

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA