Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Monday, 25 Jumadil Awwal 1441 / 20 January 2020

Wow, Bandung Miliki Tempat Sewa Sepeda Murah!

Kamis 31 May 2012 12:48 WIB

Rep: Rachmita Virdani/ Red: Heri Ruslan

Seorang pemilik persewaan sepeda onthel merapikan deretan sepedanya di Kompleks Kota Tua, Jakarta.

Seorang pemilik persewaan sepeda onthel merapikan deretan sepedanya di Kompleks Kota Tua, Jakarta.

Foto: Antara/Yudhi Mahatma

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDUNG —  Sebagai kota wisata belanja yang kian sesak dengan para pendatang, Bandung  mulai menjadikota yang tidak nyaman bagi penghuninya.

Kemacetan sudah jadi makanan sehari-hari kota yang sudah berusia 202 tahun ini. Untunglah segelintir anak muda yang mengatasnamakan dirinya komunitas bike.bdg sudah memikirkan alternatif transportasi yang bebas macet untuk warga kota Bandung.

Program tersebut diluncurkan Komunitas bike.bdg yang didukung oleh Bandung Creative City Forum (BCCF). Program yang diberi nama bike sharing alias sewa sepeda dibentuk sebagai solusi alternatif untuk penyediaan transportasi sehat dan ramah lingkungan.

Bike.bdg mengklaim bahwa konsep ini merupakan konsep pertama kalinya yang dilaksanakan pada tingkat kota di Asia Tenggara. "Ini tempat penyewaan sepeda terpadu dengan berbagai fasilitas di dalamnya," ujar Design and Development Bike.bdg, Yanuar Pratama Firdaus dalam jumpa pers yang digelar di, Simpul Space, Kamis (31/5).

Program ini akan dilaksanakan pada 3 Juni 2012. Rencananya akan ada 10 shelter, 20 petugas pencatat dan 150 sepeda yang siap disewakan. Namun pada tahap pertama, shelter bike sharing yang dibuka hanya ada di dua tempat, di Taman Cikapayang Dago dan sekitar kampus STSI Buah Batu.

Shelter disediakan untuk meminjam atau mengembalikan sepeda. Untuk anda yang meminjam dari shelter Dago dan Anda bisa mengembalikan sepeda ke shelter yang ada di Buahbatu. Jadi tidak perlu khawatir apabila rute yang ditempuh nanti jauh dari shelter tempat anda meminjam.

"Peminjaman dapat dilakukan tiap hari, tapi untuk bike tour akan diadakan pada tiap hari Minggu saja. Tujuannya adalah kami ingin memasyarakatkan sepeda," ungkapnya.

Ada banyak jenis sepeda yang bisa disewa di bike.bdg, yakni mountain bike, city bike, sepeda lipat dan electric bike. Setiap sepeda disewakan seharga Rp 3.000 per jam. Namun untuk meminjam, si peminjam wajib menjadi member terlebih dahulu dengan membayar 75 ribu untuk masa satu tahun keanggotaan.

Keanggotaan ini sekaligus untuk menghindari sepeda tidak dikembalikan. “Untuk menjadi member peminjam akan diminta data yang valid. Kelebihan member ini juga bisa digunakan di shelter manapun," kata Yanuar.

Sementara itu menurut Shitta Natashia, Public Relations bike.bdg, konsep bike sharing ini sudah dilakukan sejak Oktober 2011 lalu. Sedangkan dana yang dihabiskan untuk membiayai bike sharing ini yakni Rp 500 juta.

"Dana tersebut merupakan hasil sumbangan dari Ikatan Alumni ITB," jelasnya.

Dengan kedepannya program bike sharing ini dapat berkembang dengan dukungan masyarakatBandung, sehingga tahapan-tahapan pengembangan jalur-jalur selanjutnya dapat terealisasi lebih cepat sekaligus dapat memenuhi kebutuhan wargakotaBandung, khususnya dalam dunia persepedaan.

"Kita ingin merubah imej memakai sepeda sebagai lifestyle yang tidak terlepas dari kegiatan sehari-hari masyarakat pada umumnya," tambahnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA