Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Sejumlah Halte Transjakarta Rusak Akibat Aksi Massa

Kamis 23 May 2019 18:05 WIB

Rep: Mimi Kartika/ Red: Indira Rezkisari

Sejumlah Korps Brimob beraktivitas di dekat Pos Polisi yang rusak pascakerusuhan di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Sejumlah Korps Brimob beraktivitas di dekat Pos Polisi yang rusak pascakerusuhan di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Foto: Antara/Aprillio Akbar
Pemprov DKI masih melakukan inventarisasi fasilitas yang rusak akibat aksi massa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengungkapkan sarana prasarananya mengalami kerusakan akibat kerusuhan demonstrasi pada Rabu (22/5). Kerusakan terjadi di beberapa halte bus Transjakarta.

Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono memaparkan, kaca loket halte Bidara Cina pecah pada pukul 03.00 WIB. Kerusakan juga terjadi pada halte Slipi Kemanggisan pukul 16.00 WIB.

"Kaca halte pecah akibat lemparan batu saat bentrokan pengunjuk rasa dengan petugas kepolisian," ujar Agung dalam siaran persnya, Kamis (23/5).

Namun, dalam peristiwa tersebut Agung memastikan tidak ada korban. PT Transjakarta masih sedang menginventarisasi aset yang mengalami kerusakan untu segera diperbaiki.

"Pascakejadian, Transjakarta langsung menindaklanjuti untuk menginventaris aset. Perbaikan dilaksanakan untuk tetap memberikan kenyamanan kepada pelanggan," kata Agung

Di sisi lain, Dinas Bina Marga DKI Jakarta juga menginventarisasi aset yang rusak. Di antaranya halte, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) akibat kerusuhan.

"Kita lagi inventarisasi berkaitan yang masuk dalam aset Dina Bina Marga seperti halte atau JPO yang rusak di lapangan akibat aksi kemaren," kata Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho.

Hal yang sama juga dilakukan Dinas Kehutanan DKI Jakarta. Akibat kerusuhan, jalur hijau dan taman di kawasan Thamrin, termasuk Flyover Jatibaru yang rusak.

Kepala Dinas Kehutanan Suzi Marsitawati, pihaknya akan kembali menanam tanaman. "Sedang dikondisikan kerusakan tanaman itu kita bisa sulam dari kebun bibit. Tanaman yang mudah dibibitkan segera baru dibersihkan," katanya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA