Saturday, 17 Zulqaidah 1440 / 20 July 2019

Saturday, 17 Zulqaidah 1440 / 20 July 2019

RSUD Tarakan: Tidak Ada Proyektil di Dua Korban Tewas

Rabu 22 May 2019 12:01 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Indira Rezkisari

Pengunjuk rasa menggotong rekannya dalam aksi Rabu (22/5) di Jakarta.

Pengunjuk rasa menggotong rekannya dalam aksi Rabu (22/5) di Jakarta.

Foto: AP
Kedua korban tewas di RSUD Tarakan mengalami luka bentuk bulan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- RSUD Tarakan mengonfirmasi dua korban meninggal dunia usai kerusuhan yang terjadi di sejumlah titik di Jakarta pada Rabu, (22/5). Kedua korban tewas mengalami luka berbentuk bulan. Pihak rumah sakit membantah luka terjadi karena tembakan karena tidak adanya proyektil di tubuh korban.

Baca Juga

Humas RSUD Tarakan dr Reggy S Sobari mengaku belum bisa mengetahui soal penyebab luka secara mendalam. Sebab, keluarga korban menolak melakukan autopsi.

"Ada luka bentuk bulan, dua-duanya keluarga keberatan autopsi. Belum tahu penyebabnya apa, tapi tidak ada proyektil," katanya pada wartawan di lokasi.

Ia menyebut untuk korban meninggal atas nama Adam lukanya di bagian dada. Sedangkan untuk korban meninggal tanpa identitas lukanya di bagian leher.

"Satu di dada. Yang belum ada identitasnya itu di leher," ujarnya.

Ia mengonfirmasi baru keluarga Adam yang sudah membawa pulang jenazah. Sedangkan satu jenazah tanpa identitas belum dibawa pulang.

"Sudah tidak sadar yang tidak ada identitas pas dibawa. Katanya dari Petamburan," ucapnya.

Daftar dua orang yang tercatat meninggal dunia di RSUD Tarakan:

1. Adam Nooryan (17 tahun)

Jalan Sawah Lio, Jembatan Lima Tambora. Meninggal pukul 05.15 WIB.

2. Mr. AA (laki-laki). TKP meninggal di petamburan. Tidak ada keterangan alamat dan waktu meningggal.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA