Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Friday, 17 Sya'ban 1441 / 10 April 2020

Penggunaan Kartu Uang Elektronik di MRT Belum Optimal

Senin 01 Apr 2019 11:08 WIB

Red: Esthi Maharani

Warga antre untuk menaiki kereta MRT pada hari terakhir periode gratis di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Ahad (31/3/2019).

Warga antre untuk menaiki kereta MRT pada hari terakhir periode gratis di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Ahad (31/3/2019).

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
Ketika beroperasi sejumlah kendala tapping memang tak terhindarkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta mulai beroperasi komersial hari ini per 1 April 2019. Selain menggunakan kartu pembayaran dari MRT, penumpang juga dapat menggunakan kartu uang elektronik lima bank yakni BRI, BNI, Mandiri, BCA dan Bank DKI.

Namun, ketika Republika.co.id mencoba masuk dengan melakukan tapping kartu di Stasiun Bundaran HI menggunakan Brizzi, kartu uang elektronik BRI, mengalami kendala pada Senin (1/4). Gerbang otomatis tak langsung terbuka.

Sehingga petugas mencoba membawa kartu tersebut untuk terlebih dahulu diaktivasi. Tak lama, kartu tersebut bisa langsung digunakan. Ada juga beberapa penumpang lain yang mengalami hal serupa dan kemudian dibantu sejumlah petugas.

Sementara, salah satu penumpang MRT Jakarta, Rindi (24) mengaku lancar saat melakukan tapping masuk menggunakan Flazz, kartu uang elektronik BCA. Tanpa aktivasi terlebih dahulu, kartu sudah bisa digunakan.

"Tadi pakai Flazz bisa kok langsung tap in, langsung masuk. Tapi memang ada sih yang susah enggak bisa kebuka orang sebelum saya," kata Rindi.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengaku sudah melakukan uji coba terhadap mesin tapping kartu keluar dan masuk stasiun MRT. Akan tetapi, kata dia, ketika beroperasi sejumlah kendala memang tak terhindarkan.

"Oh iya nanti kita lihat makanya memang baru hari pertama ya, hari pertama komersil ya kita evaluasi. Sudah lancar (waktu uji coba), cuma kan karena namanya hari pertama ya jadi ada saja situasi," kata William di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin.

Ia menjelaskan, PT MRT Jakarta akan terus melakukan evaluasi memasuki fase komersial ini. Termasuk mesin pembelian kartu yang belum berfungsi seluruhnya. Sementara, untuk pembelian kartu single trip dan multi trip diarahkan untuk ke loket manual.

"Saya juga lihat tadi ada tiket vending machine yang ini, kita ini juga, kita lihat, kita evaluasi lagi," kata dia.

Terhitung mulai 1 April 2019, masyarakat yang akan menggunakan layanan MRT Jakarta akan dikenakan biaya perjalanan. Layanan MRT Jakarta dapat dinikmati mulai pukul 05.30 WIB hingga pukul 22.01 WIB. Dengan tiket selama satu bulan itu mendapatkan potongan harga sebesar 50 persen.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA