Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Proses Penyidikan KRL Anjlok Diserahkan ke KNKT

Senin 11 Mar 2019 22:10 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan / Red: Bayu Hermawan

Kereta Komuter Lintasan Bogor-Jakarta Kota tergelincir di di petak jalan antara Cilebut - Bogor, Ahad (10/3).

Kereta Komuter Lintasan Bogor-Jakarta Kota tergelincir di di petak jalan antara Cilebut - Bogor, Ahad (10/3).

Foto: Zainur
KAI Daop 1 Jakarta fokus memperbaiki sarana yang mengalami kerusakan.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Kepala Humas Daop 1 Jakarta Edy Kusworo mengatakan, proses penyelidikan terkait tergelincirnya kereta commuterline 1722 di sekitar Kebon Pedes, Bogor, sepenuhnya diserahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Edy mengatakan, pihaknya fokus memperbaiki sarana agar operasional commuterline bisa kembali normal.

"Untuk hasil dari laporan dan penyebab, nanti KNKT sendiri yang akan memberitahukan. PJKA menyerahkan proses tersebut ke KNKT. Jadi seluruh investigasi kita serahkan ke KNKT," ujarnya kepada Republika.co.id, Senin (11/3).

Edy mengatakan, proses perbaikan sarana yang mengalami kerusakan saat ini menjadi fokus Daop 1 Jakarta. Ia juga mengatakan bahwa pemasangan tiang yang rubuh telah selesai dilakukan sejak senin siang. Selain itu, pihaknya kini masih fokus untuk kegiatan teknis seperti untuk evakuasi penumpang dan perawatan yang terluka, kemudian fokus terhadap perbaikan rangkaian kereta, ia juga menegaskan bahwa ia dan pihaknya mengutamakan fokus ke pelayanan penumpang, meskipun ia mengakui bahwa pihaknya belum sampai ke tahap itu.

"Aliran Listrik sudah normal dan jalur sudah normal kembali. Satu jalur ini digunakan untuk dua arah, baik menuju Bogor ataupun jakarta, secara bergantian, dan untuk nantinya setelah perbaikan hulunya ke arah Bogor, diharapkan agar secepatnya bisa normal kembali. Baik untuk jalur KA nya maupun Listrik Aliran Atas (LAA)," ujarnya.


Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA