Saturday, 15 Sya'ban 1440 / 20 April 2019

Saturday, 15 Sya'ban 1440 / 20 April 2019

Ini Penyebab Kecelakaan Maut yang Renggut Nyawa Tiga Santri

Ahad 25 Nov 2018 20:56 WIB

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Teguh Firmansyah

Petugas kepolisian mengecek TKP kecelakaan mobil yang ditumpangi para santri di flyover Greenlake, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Ahad (25/11).

Petugas kepolisian mengecek TKP kecelakaan mobil yang ditumpangi para santri di flyover Greenlake, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Ahad (25/11).

Foto: Republika/Bayu Adji P
Sopir pikap belum bisa diminta keterangan.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Sebanyak tiga orang santri meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal mobil pikap di flyover Green Lake, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Ahad (25/11).

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang AKBP Ojo Ruslan mengatakan, ketiga korban meninggal dunia masih di bawah umur, yaitu 14 tahun, 15 tahun, dan 16 tahun. Menurut dia, 20 orang lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Ia menjelaskan, dua korban meninggal akibat luka di bagian kepala, sementara satu luka pada bagian hidung dan rusuk sebelah kiri sobek. "Ada yang meninggal di lokasi kejadian, ada juga yang meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit," kata dia di RSUD Kabupaten Tangerang, Minggu (25/11).

Rata-rata korban berusia di bawah umur. Sementara sopir mobil berusia 18 tahun. Menurut Ojo, saat ini korban luka dirawat di sejumlah rumah sakit. Sementara sebagian korban telah dibawa kembali oleh keluarga masing-masing.

Ia menjelaskan, kabar adanya kecelakaan datang dari masyarakat. Menurut dia, para santri menumpangi kendaraan kijang bak terbuka dengan nomor polisi B 9029 RV yang melaju kencang dari arah Ciledug ke Greenlake.

"Saat melintas flyover, kondisi jalan berbelok dan menurun, kendaraan tersebut kehilangan kendali sehingga menabrak pembatas jalan sebelah kiri. Kendaraan terbalik dan penumpang sekitar kurang lebih 20 orang terpental ke luar kendaraan," kata dia.

Baca juga,  Tiga Santri Korban Kecelakaan Cipondoh Tewas.

Ia mengatakan, pihak kepolisian akan meminta keterangan kepada sopir mobil. Namun, saat ini keadaan sopir masih di rumah sakit dan belum bisa dimintai keterangan. "Sopirnya juga masih dirawat di Rumah Sakit Sari Asih Ciledug, kondisinya sudah sadar namun masih belum bisa dimintai keterangan," kata Ojo pada awak media.

Perwakilan santri, Arditya mengatakan, sebagian santri telah diambil oleh keluarga masing-masing. Sementara korban yang meninggal juga telah dibawa ke rumah duka.

Ia menjelaskan, para santri kecelakaan usai menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad di Karang Tengah, Kota Tangerang. "Abis acara Maulid," kata dia.

Seperti diketahui, para korban merupakan santri yang berasal dari Pesantren Miftahul Huda Semanan, Kalideres, Jakarta Barat. Mobil pikap yang ditumpangi para santri mengalami kecelakaan saat kembali usai menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad di Kampung Pondok KH Rosyid, Karang Tengah, Kota Tangerang.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA