Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Komika Mudy Taylor Mengaku Menyesal Pakai Sabu

Senin 24 Sep 2018 18:39 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Bayu Hermawan

Borgol. Ilustrasi.

Borgol. Ilustrasi.

Komika Mudy Taylor ditangkap karena kasus penyalahgunaan narkoba.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komika Mudy Taylor ditangkap karena kasus penyalahgunaan narkoba. Saat hendak dibawa ke dalam Rutan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, komika itu mengaku menyesal telah bergantung pada narkoba sebagai pembangkit stamina.

"Untuk semua, saya minta maaf saya keliru, saya menyesal," kata Mudy sambil terisak di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Senin (24/9).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, memaparkan peristiwa penangkapan Mudy Taylor yang juga masih dalam masa Operasi Nila Jaya 2018. Pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat, lalu dikembangkan oleh timnya sehingga didapatkan lokasi penangkapan Mudy.

Setelah itu didapatkan lokasi wilayah Kreo, Tangerang, Banten, dan ditangkaplah Mudy pada Sabtu (22/9) lalu. Setelah dilakukan penggeledahan, di rumahnya ditemukan beberapa barang bukti berupa sabu seberat 0,18 gram.

"Jadi setelah didapatkan barang bukti, kemudian kita dengan tersangka ini dibawa ke Polda. Setelah dilakukan interogasi, pendalaman ternyata yang bersangkutan ini dapat barang dari inisial D yang saat ini masih kita cari," jelas Argo.

Mudy mendapatkan sabu dari D sejak 2014, sementara penggunaan narkoba sendiri sudah dilakukan Mudy sejak 2003. Kemudian, intensitas pemesanan sabu oleh Mudy terhadap D ini juga cukup sering, bisa tiga sampai empat kali dalam satu bulan.

Berdasarkan pengakuannya, ia menyampaikan bahwa penggunaan sabu ini untuk kenyamanan dalam bekerja, apalagi ia merupakan seorang penyiar dan sekarang masih menjadi komedian.

"Untuk kenyamanan jadi dia bisa sehari sampai dua hari tidak tidur tapi badan tetap fit. Itu informasinya dari pelaku. Saya sampaikan bahwa agar badan fit tidak perlu pakai itu, bisa makan-makanan yang sehat, minum vitamin, tidur yang cukup," ujar Argo.

Selain itu, Kasubdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn mengatakan, Mudy telah dites urinnya, dan didapati hasil dalam urinnya ada kandungan methamphetamin dan amphetamin. Namun, Mudy enggan mengakui telah mengkonsumsi amphetamin.

"Hasil cek urin terbukti urin yang bersangkutan mengandung amphetamin dan methamphetamin. Tapi sampai dengan saat ini, pengakuan tersangka baru gunakan narkotika jenis sabu saja. Kalau ada informasi lainnya akan kita dalami," jelas Jean.

Komika stand up comedy lainnya, Mo Sidik, mengaku sangat menyayangkan penangkapan Mudy Taylor. Ia menyangka Mudy telah berhenti total dari narkoba, setelah sebelumnya pernah ditangkap juga karena kasus serupa.

"Saya kira sudah clean ya. Saya pribadi sangat terkejut. Karena enggak tahu sama sekali. Karena tampil stand up comedy saat sober (sadar) saja sulitnya setengah mati, apa lagi sedang high. Jadi saya bingung saja," katanya saat dihubungi Republika.co.id.

Sebelumnya, salah seorang komika stand up comedy yang dikenal karena selalu membawa gitarnya saat beraksi, bernama Mudy Taylor, ditangkap oleh polisi lantaran kedapatan memiliki narkoba. Polisi menyita barang bukti berupa sabu seberat 0,18 gram di kediamannya. Selain sabu, kepolisian juga menyita dua buah bong atau alat hisap sabu, dua buah cangklong, dua buah korek api gas modifikasi, satu plastik klip berisi plastik klip kosong, dan dua handphone milik pelaku.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA