Saturday, 11 Jumadil Akhir 1440 / 16 February 2019

Saturday, 11 Jumadil Akhir 1440 / 16 February 2019

Waring di Kali Item Tetap Dipasang

Senin 03 Sep 2018 22:05 WIB

Rep: Sri Handayani/ Red: Ani Nursalikah

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) membersihkan sampah di tengah pengoperasian Nano Bubble dan Aerator di Kali Sentiong atau Kali Item, Jakarta, Kamis (2/8).

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) membersihkan sampah di tengah pengoperasian Nano Bubble dan Aerator di Kali Sentiong atau Kali Item, Jakarta, Kamis (2/8).

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Belum ada instruksi dari gubernur untuk melepas jaring-jaring.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Teguh Hendrawan mengatakan jaring-jaring (waring) yang dipasang di Kali Item sebelum Asian Games 2018 belum akan dicopot meski perhelatan olah raga itu telah berakhir pada 3 September. Kebijakan itu masih akan diteruskan sampai ada instruksi dari Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan untuk berhenti.

"Masih akan terus dilakukan, ini kan juga ada Inasgoc, tetap jalan terus," kata Teguh saat dihubungi wartawan, Senin (3/9).

Selain pemasangan waring, Pemprov DKI akan mempertahankan kebijakan lain yang terkait. Misalnya, pemompaan, pemasangan nano bubble, dan proses injeksi untuk mikrobiologinya. Ia belum memastikan kapan alat-alat tersebut dilepas.

"Belum tahu sampai kapan. Pokoknya kalau sampai perintah gubernur belum berhenti ya itu akan jalan terus," ujar dia.

Menurut Teguh, penanganan Kali Item dilakukan oleh Dinas SDA bersama Balai Besar Wilayah Ciliwung-Cisadane (BBWS CC). Masalah bau di kali itu dianggap telah tertangani dengan baik. Ia mengklaim tak ada lagi komplain mengenai bau sungai.

"Orang aja yang bikin viral jadi bikin rame, bilang bau, padahal di sana udah nggak bau," ujar dia.

Gubernur Anies mengatakan penutupan Kali Item menggunakan waring bertujuan untuk mengurangi evaporasi atau penguapan. Kebijakan ini bersifat sementara.

Pemasangan waring juga didukung dengan penambahan pompa untuk menambah debit air. Ini dilakukan untuk memaksimalkan penjernihan air dengan menggunakan teknologi nano bubble. Secara jangka panjang, masalah bau di Kali Item akan dibereskan dengan instalasi pengolahan air limbah domestik.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Konflik Lahan di Jambi

Jumat , 15 Feb 2019, 21:07 WIB