Senin, 9 Zulhijjah 1439 / 20 Agustus 2018

Senin, 9 Zulhijjah 1439 / 20 Agustus 2018

Anies Izinkan Bambu untuk Tiang Bendera Asian Games

Rabu 18 Juli 2018 07:32 WIB

Red: Ratna Puspita

Gubernur DKI Jakarta - Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta - Anies Baswedan

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Anies mengatakan jangan sekali-kali anggap rendah tiang bendera dari bambu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta mengijinkan inisitif warga yang menggunakan tiang bambu  untuk bendera Asian Games 2018. Pernyataan Anies menyusul foto bendera negara-negara Asian Games 2018 yang dipasang dengan tiang dari paralon dan bambu ramai diperbincangkan di media sosial.

Dilansir Antara, pernyataan Anies tersebut tertulis pada "Memo Gubernur DKI ttg Bendera Asian Games". Isi memo itu sebagai berikut:

Kepada Yth.

Wali Kota Jakarta Utara

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Saya baru membaca bahwa tiang bambu bendera peserta Asian Games di Penjaringan diturunkan oleh PPSU sebagai reaksi atas serangan di media dan di media sosial.

Pemasangan bendera itu adalah inisiatif warga. Jangan halangi, jangan rendahkan dan mari kita izinkan rakyat merayakan Asian Games dengan kemampuannya, dengan ketulusannya. 

Bambunya memang bekas tapi ketulusannya original. Bambunya agak melengkung, tapi niat mereka lurus. Bambunya pendek, tapi semangat mereka tinggi sekali.

Dan, sampaikan pada semua. Jangan sekali-kali anggap rendah tiang bendera dari bambu. Itulah tiang yang ada di rumah-rumah rakyat kebanyakan. Penjualnya rakyat kecil. Pengrajinnya pengusaha kecil. Penanamnya ada di desa-desa. Biarkan hasil panen rakyat kecil, hasil dagangan rakyat kecil ikut mewarnai Ibukota. Jangan hanya gunakan tiang besar buatan pabrik yang ukuran kekayaannya sudah raksasa.

Saya berharap, tiang bambu dan bendera sederhana inisiatif warga ini malah akan jadi inspirasi bagi warga kampung lainnya untuk mempercantik lingkungannya, menyambut tamu-tamu yang datang ke Jakarta yang ikut mereka rasakan sebagai rumah besar milik mereka.

Lewat memo ini saya instruksikan untuk dipasang kembali. Harap  pastikan keamanan dan kerapiannya. Terima kasih.

Salam, 

Anies Baswedan

"Katanya mau demam. Itu kan partisipatif-kolaboratif. APBD nol," kata Sandiaga.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, bendera itu bukan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melainkan masyarakat. "Oh iya ini kan partisipasi masyarakat. Bukan (dari Pemprov). Kan kita mau partisipatif-kolaboratif," kata Sandiaga di Jakarta, Selasa (17/7).

Sandiaga menceritakan, berdasarkan informasi dari Unit Reaksi Cepat, ada anak-anak muda yang melakukan konvoi dengan memgendarai sepeda motor. Mereka membawa bendera dari negara-negara peserta Asian Games.

Bendera itu dipasang di sepanjang jalan untuk memeriahkan persiapan menuju Asian Games 2018. "Katanya mau demam. Itu kan partisipatif-kolaboratif. APBD nol," ujar Sandiaga. 

Sumber : Antara, Sri Handayani
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES