Thursday, 6 Rabiul Akhir 1440 / 13 December 2018

Thursday, 6 Rabiul Akhir 1440 / 13 December 2018

Sandiaga Ingin Bertemu dan Minta Saran Ahok

Kamis 12 Jul 2018 01:35 WIB

Rep: Sri Handayani/ Red: Andri Saubani

Gubernur DKI Jakarta, Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama vs calon wakil gubernur Sandiaga Uno

Gubernur DKI Jakarta, Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama vs calon wakil gubernur Sandiaga Uno

Foto: Republika/Mardiah
Ahok bisa bebas bersyarat pada Agustus mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dikabarkan bisa bebas bersyarat Agustus mendatang. Tak ingin banyak mengomentari proses hukum yang berjalan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengaku ingin bertemu mantan rivalnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.

"No comment kalau proses hukum. Tapi kalau beliau sudah bisa dihubungi, saya mau bicara banyak," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (11/7).

Menurut Sandiaga, ia sudah lama ingin bertemu dengan mantan pengusaha dari Bangka Belitung itu. Ia pun menyampaikan keinginannya kepada keluarga Ahok.

Namun, ia tak mendapat izin. Ia pun meminta pihak keluarga untuk menyampaikan apabila Ahok berkenan menemuinya. "Saya bilang kalau nanti beliau berkenan, tolong sampaikan ke saya," tutur Sandi.

Sandiaga mengaku ingin bertemu Ahok untuk meminta saran. Ia ingin mengetahui kebijakan-kebijakan yang sudah diterapkan sebelumnya beserta filosofinya.

"Saya mau banyak ngomong sama beliau, mau minta advice, kebijakan-kebijakan sebelumnya, filosofi pemikirannya," kata dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus terpidana kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama dikabarkan bisa segera bebas bersyarat Agustus mendatang. Kabag Humas Ditjen PAS Ade Kusmanto mengatakan pembebasan bersyarat Ahok dapat diusulkan oleh Lapas Klas I Cipinang. Usulan tersebut nantinya diproses oleh Ditjen PAS.

Namun, hingga saat ini pihaknya belum menerima usulan dari Lapas Klas I Cipinang terkait pembebasan bersyarat mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Lantaran belum menerima usulan dari Lapas Klas I Cipinang, Ditjen PAS tidak dapat memastikan apakah Ahok akan bebas pada bulan Agustus atau tidak. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA