Thursday, 6 Zulqaidah 1439 / 19 July 2018

Thursday, 6 Zulqaidah 1439 / 19 July 2018

Harga Cabai Rawit Naik di Pasar Kebayoran Lama

Senin 09 July 2018 18:22 WIB

Rep: Adinda Pryanka/ Red: Ani Nursalikah

Cabai rawit

Cabai rawit

Foto: Antara
Harga cabai rawit menyentuh angka Rp 70 ribu per kilogram.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tiga pekan lebih setelah Lebaran, sejumlah komoditas pangan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan mengalami kenaikan. Cabai rawit dan telur ayam menjadi dua bahan yang harganya meroket terbilang signifikan. Sedangkan bawang putih dan bawang merah cenderung stabil.

Salah satu pedagang, Yulia (37 tahun) mengatakan, kenaikan harga telur ayam sudah terjadi sejak beberapa hari setelah Lebaran. Peningkatannya berlangsung secara perlahan tapi pasti. "Satu minggu setelah Lebaran udah naik tuh, dari biasanya Rp 23 ribu-Rp 24 ribu jadi Rp 25 ribuan. Terus naik deh sampai sekarang ini, Rp 29 ribu per kilogram," ujarnya ketika ditemui Republika.co.id, Senin siang (9/7).

Harga cabai rawit naik pada lima hari lalu lalu atau sekitar Rabu (4/7). Berbeda dengan telur yang merangkak secara bertahap atau sekitar Rp 1.000 tiap pekan, kelonjakan harga cabai rawit terbilang drastis. Dari biasanya Rp 40 ribu sampai Rp 50 ribu per kilogram, sekarang sudah menyentuh angka Rp 65 ribu hingga Rp 70 ribu per kilogram.

Yulia yang sudah berdagang di Pasar Kebayoran Lama sejak 2015 mengaku, tidak tahu penyebab kenaikan dua komoditas ini. "Dari distributor langganan saya, harganya memang sudah naik. Saya cuma ambil keuntungan Rp 1.000 sampai Rp 2.000 per kilogram," ujar perempuan asli Wonosobo, Jawa Tengah tersebut.

Yulia mengaku peningkatan harga telur ayam dan cabai rawit tidak berpengaruh signifikan terhadap penjualannya sejauh ini. Meski begitu, ia berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera memberikan solusi. Sebab, hampir setiap hari, ia harus menampung keluhan dari para pembeli yang merasa harga telur ayam dan cabai rawit 'mencekik'.

Salah seorang pelanggan Yulia, Ardina (28), merasa harga dua komoditas pangan ini sudah semakin meresahkan, terutama untuk telur ayam. "Kalau cabai rawit, saya nggak sering beli. Tapi, telur ayam kan saya sering pakai untuk lauk dan bikin kue buat bisnis kecil-kecilan. Jadi, berpengaruh banget sih," ucap warga Gandaria Utara, Jakarta Selatan itu.

Kenaikan harga telur ayam tak pelak membuat harga jual kue Ardina ikut naik sampai sekitar 20 persen. Walau belum ada keluhan dari para pelanggan, ia cemas harga telur ayam yang merangkak naik secara perlahan mengganggu penjualannya kelak. Ibu dari satu anak ini berharap, segera ada antisipasi dari pemerintah agar komoditas tidak naik lagi.

Berbeda dengan telur ayam dan cabai rawit, harga bawang putih serta bawang merah cenderung stabil sejak Lebaran. Bawang putih dijual Rp 35 ribu per kilogram dan bawang merah Rp 30 ribu per kilogram.

Baca juga: Kala Harga Telur Ayam Tembus Rp 30 Ribu per Kilogram

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA