Friday, 8 Rabiul Awwal 1440 / 16 November 2018

Friday, 8 Rabiul Awwal 1440 / 16 November 2018

Jalur Puncak Padat, Kemacetan Sampai 5 KM

Selasa 19 Jun 2018 11:27 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil

Antrean kendaraan menuju arah Puncak terlihat dari Pos Pantau Simpang Gadog, Selasa (19/6). Sistem one way mulai diberlakukan pukul 07:00.

Antrean kendaraan menuju arah Puncak terlihat dari Pos Pantau Simpang Gadog, Selasa (19/6). Sistem one way mulai diberlakukan pukul 07:00.

Foto: Zahrotul Oktaviani/Republika
Peningkatan volume dari Cianjur ini merupakan imbas dari pembuangan Tol Cipali.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- H+4 lebaran Jalur Puncak masih ramai. Dari pantauan Republika.co.id di Pos Pantau Simpang Gadog pukul 11:00 WIB, kendaraan mengalami antrean panjang dari Tol Jagorawi.

Wakapolres Bogor Kompol Eko Prasetyo menyebut kemacetan kali ini mencapai 5 kilometer. Tingkat kepadatan kendaraan pun sama seperti Senin (18/6) kemarin.

"Pagi ini arus lalu lintas dari Jakarta menuju Puncak sama seperti kemarin. Antrean dari Jakarta sendiri dari KM 40, kurang lebih 5 kilometer," ujar Kompol Eko di Pos Gadog, Selasa (19/6).

Proses pemberlakuan sistem satu arah atau one way sendiri dimulai pukul 07:00 WIB. Namun, sistem tersebut baru lancar terlaksana sekitar pukul 10:00 WIB.

Proses tersebut memakan waktu lama akibat arus kendaraan dari Cianjur sangat ramai. Pihak kepolisian harus melakukan pengurasan terlebih dahulu atas kendaraan-kendaraan tersebut agar SSA ke atas lebih lancar.

"Proses one way ke atas perlahan-lahan dilakukan. Tidak ada kendala tapi arus kendaraan yang meningkat dari Cianjur membuat prosesnya perlahan-lahan," ujarnya.

Wakapolres menyebut peningkatan volume dari Cianjur ini merupakan imbas dari pembuangan Tol Cipali. Sistem satu arah yang diberlakukan di tol tersebut membuat banyak kendaraan keluar di daerah Padalarang dan dibuang ke arah Cianjur, Puncak.

"Ini karena imbas pembuangan dari Padalarang. Jadi dari Padalarang itu kendaraan arah Tol Cipularang dibuang disana (Padalarang), mereka lalu diarahkan ke Cianjur," lanjut Kompol Eko.

Seperti sebelumnya, kepada para pengendara pihak kepolisian menganjurkan untuk lewat jalan akternatif, Jonggol. Jalur ini disebut lebih cepat dan lebih kondusif. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA