Selasa, 4 Zulqaidah 1439 / 17 Juli 2018

Selasa, 4 Zulqaidah 1439 / 17 Juli 2018

Nenek Terduga Penganiayaan Anak Kembali Diperiksa

Ahad 18 Maret 2018 14:01 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Muhammad Subarkah

Tampak seorang ibu dan anak perempuannya.

Tampak seorang ibu dan anak perempuannya.

Foto: corbis
Polisi masih menelusuri apakah adanya indikasi pelanggaran administrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi mengagendakan kembali Candri Widarta seorang nenek yang dilaporkan dalam kasus dugaan penganiayaan dan penelantaran terhadap lima anak asuh di hotel. Candri akan diperiksa pada Senin (19/3).

"Besok kami diperiksa lagi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Bundaran HI Jakarta Pusat, Minggu (18/3).

Candri diketahui telah dimintai keterangan pada Jumat (16/3) lalu. Dari keterangannya yang disampaikan kepada penyidik, Argo mengungkapkan alasan Candri mengadopsi mereka karena orangtua kandung tidak mau merawat anak-anak tersebut.

Menurut Argo, Candri juga menceritakan penyebab masing-masing orangtua kandung menyerahkan anak-anaknya kepada Candri."Ada yang hamil di luar nikah, ada yang sakit, anaknya PSK (Pekerja Seks Komersial). Dipeliharalah sama dia (Candri)," kata dia.

Soal pengadopsian anak tersebut, polisi masih menelusuri apakah adanya idikasi pelanggaran administrasi yang dilakukan Candri. Sejauh ini, kata Argo, Candri hanya memberikan bukti berupa pernyataan keluarga soal penyerahan hak asuh kelima anak tersebut.

"Sedang kita cek (dugaan pelanggaran administrasi) karena ada pernyataan orangtuanya, namanya dia bilang saya bantu orang tua menelantarkan bayi boleh saja toh pak," kata Argo.

Sebelumnya, polisi menemukan lima anak yang diduga menjadi korban penelantaran dan penganiayaan di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat pada Rabu (28/2/2018). Kelima anak tersebut merupakan anak angkat Candri. Mereka adalah FA (13), RW (14), OW (13), TW (8), dan EW (10).

Candri sudah bertahun-tahun tinggal bersama lima asuhnya di sejumlah hotel di Jakarta. Namun, perempuan paruh baya itu diduga kerap menganiaya selama tinggal bersama kelima anak asuhnya. Polisi juga sempat menangkap Candri. Namun, hingga kini, status perempuan itu belum ditetapkan sebagai tersangka.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES