Monday, 15 Ramadhan 1440 / 20 May 2019

Monday, 15 Ramadhan 1440 / 20 May 2019

Cara Pengemudi Menyiasati Ganjil-Genap Tol Bekasi

Selasa 13 Mar 2018 21:05 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Teguh Firmansyah

Petugas Dishub mengarahkan kepada pengendaran mobil bernomor polisi ganjil saat hari pertama pemberlakuan sistem ganjil genap di Gerbang Tol Bekasi Barat 1, Bekasi, Jawa Barat, Senin (12/3).

Petugas Dishub mengarahkan kepada pengendaran mobil bernomor polisi ganjil saat hari pertama pemberlakuan sistem ganjil genap di Gerbang Tol Bekasi Barat 1, Bekasi, Jawa Barat, Senin (12/3).

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Tol sudah padat sejak pukul 05.00 pagi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua hari sejak pemberlakuan ganjil-genap di pintu masuk Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur, belum juga berjalan efektif.  Pasalnya, para pengemudi justru lebih banyak yang datang lebih pagi, untuk menyesuaikan jam pemberlakuan itu.

"Karena program itu kan dimulai sejak pukul 06.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB. Lalu setelah dievaluasi dari pihak tol, ternyata sejak pukul 05.00 WIB sudah padat sebesar 38 persen," papar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra saat dihubungi wartawan, Selasa (13/3).

Kepadatan tersebut merupakan imbas dari para pengemudi mobil yang menyiasati datang lebih pagi yakni sebelum pukul 06.00 WIB. Apalagi, rencana ganjil genap rencananya tidak hanya diberlakukan pada kendaraan pribadi saja, tetapi seperti truk juga akan diberlakukan aturan serupa.

"Tidak hanya kendaraan pribadi, pembatasan truk yang kelas 3, 4, 5 kemudian angkutan transportasi umum, juga berlaku," kata Halim.

Hingga saat ini, kepolisian belum bisa menyatakan, apakah ada penurunan atau tidak setelah sistem ganjil-genap di dalam tol diberlakukan. Menurut dia, hasilnya ada di Jasa Marga untuk hal tersebut. Kemudian, untuk ke depannya, akan ada penerapan ganjil genap juga di Tol Bogor.

"Kalau kemarin dijelaskan oleh Menteri Perhubungan itu baru Bekasi yang uji coba, sebagai contoh Bekasi Timur dan Bekasi Barat. Nanti Bogor juga minta diberlakukan ganjil-genap. Nanti di evaluasi," papar Halim.

Baca juga, Menhub: Target Ganjil-Genap Tol Kurangi 40 Persen. 

 

Kemudian, aturan ganjil-genap di Tol Bekasi Barat dan Timur, masih belum dipahami oleh sebagian pengendara mobil pribadi. Menurut Halim, Masih banyak dari mereka yang ingin memasuki tol pada jam yang telah ditentukan untuk melaksanakan ganjil-genap.

"Masih ada yang akan masuk, tapi tidak kita tilang. Hanya saja kita imbau untuk memutar balik dan menggunakan jalur arteri di depan Mall Mega Bekasi," kata dia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA