Tuesday, 5 Rabiul Awwal 1440 / 13 November 2018

Tuesday, 5 Rabiul Awwal 1440 / 13 November 2018

Penataan Sudirman-MH Thamrin akan Penuhi Kebutuhan Difabel

Ahad 11 Mar 2018 01:40 WIB

Rep: Sri Handayani/ Red: Hazliansyah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan konsep baru penataan jalan dan trotoar Sudirman-Thamrin di Balai Kota, Selasa (6/3).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan konsep baru penataan jalan dan trotoar Sudirman-Thamrin di Balai Kota, Selasa (6/3).

Foto: Republika/ Mas Alamil Huda
Dalam penataan yang baru, kebutuhan para difabel akan diakomodasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jalan Sudirman - MH Thamrin saat ini masih dalam penataan. Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan berjanji, dalam penataan yang baru, kebutuhan para difabel akan diakomodasi.

"Insya Allah apa yang hari ini kita kampanyekan, yakni membangun sarana prasarana yang ramah bagi penyandang disabilitas bisa segera kita tuntaskan. Kita sama-sama awasi dan dorong perbaikannya," kata Anies seperti tertuang dalam rilis pers, Sabtu (10/3).

Menurut Anies, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen membangun Jakarta sebagai kota yang ramah bagi difabel. Dalam prosesnya, perlu ada komunikasi lebih lanjut dengan para penyandang kebutuhan khusus untuk mengetahui apa saja kebutuhan mereka.

Hal ini ditegaskan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan saat menghadiri perayaan hari ulang tahun ke-6 Jakarta Barrier Free Tourism (JBFT) di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Ahad (10/3).

Dalam acara tersebut, para difabel berangkat dari Stasiun Palmerah menggunakan kereta rel listrik (KRL) dan menaiki bus Transjakarta. Anies dan jajarannya menyambut kedatangan sekitar 30 difabel dewasa di Halte Sarinah. Mereka beriringan berjalan menyusuri Jalan Thamrin, mulai dari Halte Sarinah hingga Perpustakaan Nasional.

Perjalanan yang ditempuh berjarak sekitar satu kilometer. Anies berjalan sembari mendorong kursi roda yang diduduki oleh seorang difabel bernama Cucu Saidah. Perjalanan itu memakan waktu lebih dari satu jam.

Menurut Anies, kondisi yang terjadi selama dalam perjalanan menunjukkan bahwa selama ini Jakarta belum ramah terhadap difabel.

"Kita harus mengakui, bahwa kota kita rancangannya dan kenyataannya tidak memberikan kemudahan bagi penyandang disabilitas. Ini harus berhenti dan berubah,"kata dia.

Anies mengatakan, Pemprov DKI berkomitmen membangun dan memperbaiki sarana dan prasarana di Jakarta agar ramah bagi difabel dan lansia. Hal ini akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan seluruh pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA