Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

KemenPUPR: Investigasi Kecelakaan Tol Becakayu Perlu Waktu

Selasa 20 Feb 2018 22:33 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Karta Raharja Ucu

Suasana kondisi tiang girder proyek pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang ambruk di Jalan DI Panjaitan, Jakarta, Selasa (20/2).

Suasana kondisi tiang girder proyek pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang ambruk di Jalan DI Panjaitan, Jakarta, Selasa (20/2).

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Kementerian tidak memiliki target waktu evaluasi kecelakaan konstruksi Tol Becakayu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian PUPR menyatakan tidak memiliki target berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menginvestigasi dan mengevaluasi kecelakaan konstruksi di Tol Becakayu. "Waktu relatif lama tergantung pihak laboraturium. Kami usahakan secepat mungkin," kata Analis Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Kementerian PUPR Sri Handono dalam konferensi pers di Kantor Proyek Tol Becakayu, Jakarta, Selasa (20/2).

Ia mengatakan, saat ini Kementerian PUPR masih mencari dokumen-dokumen yang diperlukan untuk mendukung kegiatan investigasi kecelakaan Tol Becakayu. Berdasarkan informasi awal yang didapatkan dari Dirjen Bina Marga, kata dia, kecelakaan konstruksi disebabkan merosotnya farmwork pier head saat dilakukan pengecoran.

"Penyebabnya sedang diteliti, makanya perlu waktu," ujar dia.

Handono mengatakan salah satu langkah investigasi yakni menggandeng laboratorium untuk menguji sejumlah material. Namun, ia mengatakan belum ada koordinasi dengan pihak penguji dari laboraturium tersebut.

(Baca Juga: Tiang Girder Tol Becakayu Ambruk)

Kendati demikian, ia berharap investigasi dan evaluasi tak memakan waktu lama. Sebab, hal itu berhubungan dengan pekerjaan konstruksi Tol Becakayu.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA