Wednesday, 5 Rabiul Akhir 1440 / 12 December 2018

Wednesday, 5 Rabiul Akhir 1440 / 12 December 2018

Setiap Orang Setidaknya Tanam 25 Pohon Selama Hidup

Ahad 14 Jan 2018 21:47 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Yudha Manggala P Putra

Tanam pohon (ilustrasi)

Tanam pohon (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia mengajak masyarakat setidaknya menanam 25 pohon selama hidupnya. Hal tersebut dapat dimulai sejak usia sekolah.

"Harapannya anak SD menanam lima pohon, waktu SMP menamam lima lagi, SMA lima lagi, kemudian kuliah lima, dan sampai menikah juga lima lagi. Dengan begitu satu orang sudah bisa menanam 25 pohon," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung KLHK, Hilman Nugroho, dalam kegiatan menanam mangrove bersama Koalisi Lestari Hutanku, di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Ahad (14/1).

Hal ini, kata Hilman, juga merupakan pesan dari Presiden Joko Widodo. Saat ini, ada kebjikan bahwa setiap tamu kenegaraan yang datang ke Indonesia diwajibkan mengikuti acara menanam bibit pohon. Diharapkan juga hal tersebut dapat mengajak dunia untuk terus melestarikan lingkungan.

Salah satu kelompok masyarakat yang menjadi sasaran menanam pohon adalah anak-anak. Sedari kecil, perlu ditanamkan pemahaman tentang menjaga lingkungan.

Terkait hal tersebut, Ketua Koalisi Lestari Hutan Lindung, Seto Mulyadi atau Kak Seto berinisiatif melakukan kegiatan peduli lingkungan. Kegiatan penanaman hutan mangrove yang serentak diadakan di 10 kota di Indonesia pada Ahad (14/1) merupakan awal mula dirinya menyebarkan rasa cinta lingkungan pada anak-anak.

"Kami mendapat kejelasan bahwa keadaan hutan cukup mengkhawatirkan sehingga kalau tidak ada gerakan mencintai lingkungan dari anak-anak dan generasi muda, dikhawatirkan lagi akan makin banyak tanah tandus," kata Kak Seto.

Pada akhirnya, diharapkan kegiatan serupa akan dilakukan juga oleh banyak orang. "Kalau itu dilakukan secara terus menerus, saya kira akan sangat besar pengaruhnya. Potensi dari generasi muda harus diberdayakan, dan menanam pohon ini merupakan bagian yang sangat menyenangkan," tambah dia.

Senada dengan Kak Seto, Hilman mengajak masyarakat Indonesia untuk terus menanam pohon. Ia nengatakan, pihaknya akan menyediakan bibit yang dibutuhkan. "Tanam 25 pohon selama hidup, boleh di mangrove boleh di darat kami siapkan bibit," ujar Hilman.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Mengenang Tragedi Rawagede Karawang

Selasa , 11 Dec 2018, 23:21 WIB