Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

Wednesday, 6 Syawwal 1439 / 20 June 2018

Sandi Enggan Buru-Buru Jawab Tantangan Jokowi

Rabu 03 January 2018 09:05 WIB

Rep: Mas Alamil Huda/ Red: Esthi Maharani

Presiden Joko Widodo (kiri) menaiki kereta bandara usai peresmian pengoperasian kereta bandara di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (2/1).

Presiden Joko Widodo (kiri) menaiki kereta bandara usai peresmian pengoperasian kereta bandara di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (2/1).

Foto: Antara/Rosa Panggabean

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno enggan terburu-buru menjawab tantangan Presiden Joko Widodo terkait pemberian subsidi bagi kereta api Bandara Soekarno-Hatta dari Pemprov DKI. Sandi menilai langkah itu harus dikomunikasikan dengan legislatif.

"Kami menanggapi secara positif, ini perintah Presiden. Sekarang kita lagi mengkaji bagaiman opsi-opsinya. Saya nggak bisa suka - suka, itu harus ngomong sama yang punya anggaran, DPRD," kata Sandi di Balai Kota, Rabu (3/1).

Namun, Sandi berjanji akan mempelajari dan mengkaji usulan subsidi untuk kereta bandara tersebut. Namun, dia menegaskan bahwa hal tersebut harus melibatkan semua pihak sebelum mengambil keputusan. "Nanti akan kita kaji, permintaan Presiden harus ditindaklanjuti," ujar dia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi berharap tarif yang berlaku sekarang bisa dipertahankan. Ia bahkan mengusulkan agar penumpang kereta bandara mendapatkan subsidi dari Pemprov DKI supaya harganya lebih terjangkau.

Jokowi melanjutkan, pengoperasian kereta bandara merupakan salah satu dari penyediaan moda transportasi untuk mengurangi kemacetan. Pasalnya, sekarang jalanan di Ibu Kota sudah dipenuhi kendaraan pribadi.

Dengan begitu, penyediaan transportasi massal berbasis rel bisa membuat penumpang menuju Bandara Soekarno-Hatta tidak takut telat lantaran kedatangan kereta bisa diprediksi.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Senegal Menang 2-1 Atas Polandia

Rabu , 20 June 2018, 00:22 WIB