Minggu, 8 Zulhijjah 1439 / 19 Agustus 2018

Minggu, 8 Zulhijjah 1439 / 19 Agustus 2018

Tiket Harian KRL Bisa Ditukar KMT Edisi Pahlawan

Sabtu 11 November 2017 19:37 WIB

Rep: Amri Amrullah/ Red: Andi Nur Aminah

 Penumpang kereta commuter line membeli tiket elektronik (ilustrasi)

Penumpang kereta commuter line membeli tiket elektronik (ilustrasi)

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masih dalam suasana peringatan Hari Pahlawan, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) meluncurkan 7.500 tiket Kartu Multi Trip (KMT) dengan desain edisi khusus Hari Pahlawan. Peluncuran dilakukan di lima stasiun KRL Jabodetabek yakni Bogor, Bekasi Timur, Tambun, Cibitung dan Cikarang.

Normalnya tiket berlangganan KMT dijual seharga Rp 50 ribu yang mencangkup biaya kartu Rp 20 ribu dan saldo pada kartu Rp 30 ribu. Namun khusus KMT bertemakan Pahlawan Nasional ini, dapat dimiliki pengguna dengan cara menukarkan Tiket Harian Berjaminan (THB). "Tiket THB yang dapat ditukarkan, yang digunakan pada hari yang sama pada loket di lima stasiun yang dipilih menjadi lokasi acara," ujar VP Komunikasi Perusahaan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Eva Chairunisa, Sabtu (11/11).

Pengguna jasa dapat memilih untuk mengganti jaminan THB sebesar Rp 10 ribu. Namun dengan syarat penukaran KMT edisi khusus tersebut selama persediaan masih ada. Selain untuk memperingati Hari Pahlawan, Eva mengatakan, penukaran THB ke KMT edisi khusus ini dilakukan untuk meningkatkan penggunaan KMT. Khususnya ditujukan kepada pengguna jasa KRL di lima stasiun itu, pada saat hari libur.

Waktu penukaran KMT edisi khusus tersebut dapat dilakukan selama dua hari mulai Sabtu (11/11). Pemilihan hari libur dilakukan karena biasanya pada akhir pekan pengguna tiket THB lebih banyak dibanding pengguna KMT. Selain itu empat stasium baru dipilih seperti Bekasi Timur, Tambun, Cibitung dan Cikarang agar sejumlah pengguna baru KRL dapat dimudahkan dengan KMT.

Sebab, menurutnya, penggunaan KMT dinilai sangat bermanfaat untuk pengguna. Salah satu manfaat KMT adalah waktu perjalanan akan lebih efisien. Pengguna tidak perlu selalu melakukan transaksi pembelian tiket setiap akan melakukan perjalanan KRL. "Dengan menggunakan KMT selama saldo minimum RP 13 ribu pada kartu masih tercukupi, maka pengguna dapat langsung menuju gate," terangnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Surga Dunia Raja Ampat

Ahad , 19 Agustus 2018, 07:00 WIB