Sunday, 8 Zulhijjah 1439 / 19 August 2018

Sunday, 8 Zulhijjah 1439 / 19 August 2018

Fahira Idris: Kebijakan Soal Alexis akan Dicatat Tinta Emas

Selasa 31 October 2017 10:35 WIB

Rep: Kabul Astuti/ Red: Esthi Maharani

Gedung Alexis di Jakarta Utara.

Gedung Alexis di Jakarta Utara.

Foto: Republika / Darmawan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Komite III DPD RI dari Jakarta Fahira Idris mengapresiasi ketegasan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, untuk tidak memperpanjang Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis.

Fahira mengatakan ketegasan gubernur DKI yang secara lantang mengatakan tidak ingin Jakarta menjadi kota yang membiarkan praktik-praktik prostitusi akan menjadi catatan yang akan ditulis dalam tinta emas dalam sejarah perjalanan kota ini.

"Selama bertahun-tahun, keresahan warga atas kehadiran tempat prostitusi ini akan segera berakhir," katanya, Selasa (31/10).

Dengan adanya surat penolakan perpanjangan ini, lanjut Fahira, Alexis dilarang untuk membuka kegiatan apapun setelah izinnya habis. Dengan kata lain, semua kegiatan di Alexis ilegal.

"Apa yang dilakukan Pak Anies ini bagi saya juga untuk memperingatkan pengusaha-pengusaha hiburan lain di Jakarta untuk jangan pernah coba-coba melanggar aturan hukum karena tiada ampun, izin usaha Anda akan dicabut," tegas Fahira.

Fahira menambahkan dari peristiwa ini publik juga dapat belajar bahwa tegas adalah soal sikap dan tindakan, bukan marah-marah. Menurutnya, Anies dan Sandi menjadi harapan baru warga Jakarta bahwa masih ada pemimpin yang teguh memegang dan melaksanakan janji-janji politiknya saat kampanye.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Surga Dunia Raja Ampat

Ahad , 19 August 2018, 07:00 WIB