Saturday, 2 Safar 1442 / 19 September 2020

Saturday, 2 Safar 1442 / 19 September 2020

Polisi Ungkap Keanehan Lift Blok M Square yang Jatuh

Jumat 17 Mar 2017 21:54 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Teguh Firmansyah

Lift jatuh di Blok M Square.

Lift jatuh di Blok M Square.

Foto: Mas Alamil Huda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anjloknya lift Blok M Square pada Jumat (17/3) siang diduga karena kelebihan kapasitas. Namun penyidik tidak percaya begitu saja. Petugas pun berencana melakukan olah TKP ulang untuk memastikan kondisi mesin lift tersebut.

Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Budi Hermanto mengatakan keterangan dari saksi memang karena kelebihan kapasitas. Lift, kata dia, hanya mampu menahan beban 1.600 kilogram atau sebanyak 24 orang dengan berat tubuh antara 68-70 kilogram.

Akan tetapi, lift tersebut diduga overload dengan memasukkan orang lebih dari 24. Sehingga tidak mampu menahan berat dan jatuh dari lantai tiga hingga basement.

Namun, ada yang aneh pada lift tersebut. Kendati mengeluarkan bunyi peringatan dan pintu lift tidak dapat menutup sempurna, namun mengapa tetap bisa digunakan untuk mengantar pengunjung ke lantai bawah mall.

"Ada suara alarm, ada peringatan pintu tidak tertutup secara utuh, kalau enggak ke tutup kenapa tetap meluncur ke bawah ke lantai tiga baru jatuh ambruk ke lantai basement?" tanya Hermanto di Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (17/3).

Baca juga, Ini Penyebab Lift di Blok M Square Jatuh Versi BPBD.

Oleh sebab itu, Hermanto menyatakan, penyidik akan melakukan pengecekan ulang pada mesin lift. Mereka ingin mengetahui lebih rinci alasan lift tetap bisa jalan meskipun lift dalam kondisi berlebihan muatan.  "Olah TKP nanti akan kita lakukan lagi buat mesin, kawat dan lain-lainnya," terang dia.

Untuk diketahui, saat ini sebanyak 24 korban dibawa ke rumah sakit pusat Pertamina. Sebanyak 18 orang masih dalam perawatan. Dari 18 orang itu, enam di antaranya mengalami luka berat seperti patah tulang kaki. Sisanya luka ringan seperti luka pada persendian otot, siku, dan lutut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA