Jumat, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Jumat, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Kapolres Metro Bekasi Kota Imbau Warga tidak Ikut Aksi 112

Kamis 09 Feb 2017 08:16 WIB

Rep: Kabul Astuti/ Red: Angga Indrawan

 Forum Umat Islam menggelar aksi (ilustrasi).

Forum Umat Islam menggelar aksi (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Umar Surya Fana, mengimbau warga Kota Bekasi untuk tidak pergi ke Jakarta mengikuti aksi jalan sehat 112 yang akan diadakan di kompleks Monumen Nasional, Jakarta Pusat.

"Kami mengimbau untuk warga Bekasi tidak usah ikut. Sudah ada larangan dari Kapolda Metro Jaya," kata Kombes Pol Umar Surya Fana, kepada Republika, Rabu (8/2).

Menurut Umar, imbauan berupa pelarangan mengikuti aksi tersebut sesuai dengan instruksi Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan. Polres Metro Bekasi Kota akan menjaga supaya jangan sampai warga Kota Bekasi berangkat ke Jakarta ikut aksi tersebut.

Pihaknya beralasan, long march jalan sehat tersebut dikhawatirkan akan mengganggu kepentingan umum. Aksi akan dibubarkan oleh pihak kepolisian bila tetap dilaksanakan. Namun, Umar menyatakan dirinya tidak berhak berkomentar lebih lanjut mengingat lokasi aksi berada di wilayah DKI Jakarta.

"Jalan itu kan milik umum, jadi mengganggu kepentingan umum, kan kapolda sudah kasih statement akan dibubarkan kalau tetap dilaksanakan. Yang saya jaga jangan sampai yang dari Bekasi berangkat ke Jakarta," ujar Umar Surya Fana.

Aksi 112 bertajuk Jalan Sehat "Spirit 212" yang diserukan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI ini diprakarsai oleh Forum Umat Islam (FUI). Dalam publikasi resmi GNPF MUI disebutkan, kegiatan akan berupa longmarch jalan sehat dari Monumen Nasional sampai Bundaran HI.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA