Thursday, 15 Zulqaidah 1440 / 18 July 2019

Thursday, 15 Zulqaidah 1440 / 18 July 2019

Ahok: Pasar Harus Jadi Inkubator Bagi Pedagang

Rabu 24 Aug 2016 14:35 WIB

Red: Nidia Zuraya

 Pedagang melayani pembeli di toko Sembako pada salah satu pasar tradisional, Jakarta.

Pedagang melayani pembeli di toko Sembako pada salah satu pasar tradisional, Jakarta.

Foto: Republika/Tahta Aidilla

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan pasar-pasar yang ada di wilayah ibu kota harus menjadi inkubator bagi para pedagang.

"Menurut saya, pasar itu harus bisa menjadi inkubator bagi semua pedagang. Pedagang harus dibina, dilatih bukan hanya cara menjual, tetapi cara membeli yang baik," kata kepala daerah yang akrab disapa Ahok ini di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (24/8).

Oleh karena itu, dia pun mengaku sengaja merekrut para profesional untuk menempati jajaran direksi di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta yang bertanggung jawab mengelola pasar, yakni PD Pasar Jaya. "Saya sengaja rekrut profesional untuk mengurus pasar. Dengan begitu, diharapkan mereka (PD Pasar Jaya) bisa mengimplementasikan program-program dan kebijakan Pemprov DKI," ujar Ahok.

Dia menuturkan pasar harus menjadi inkubator bagi para pedagang mengingat saat ini banyak kios atau lapak jualan yang dibanderol dengan harga mahal, sehingga dikuasai oleh pihak-pihak tertentu. "Pedagang pasar tradisional sering kalah bersaing dengan pedagang di pasar modern. Kios-kios dibanderol dengan harga yang mahal dan pedagang diminta langsung bayar untuk 20 tahun. Ini kan tidak adil," tutur Ahok.

Selain PD Pasar Jaya, dia meminta kepada sejumlah BUMD DKI yang juga bergerak dalam bidang pangan, yakni PT Food Station Tjipinang dan PD Dharma Jaya agar saling bersinergi satu sama lain. "Saya ingin sekali ketiga BUMD itu saling bersinergi menangani urusan pangan di DKI Jakarta. Dengan begitu, harga sembako di ibu kota bisa dikendalikan dan ditekan," ungka Ahok.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA