Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Tempat Hiburan Malam di Bekasi Diminta Tutup Selama Ramadhan

Sabtu 28 May 2016 15:19 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Jelang Ramadhan/Ilustrasi

Jelang Ramadhan/Ilustrasi

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Polresta Bekasi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat bersama Majelis Ulama Indonesian (MUI), dan Nadhatul Ulama (NU) menandatangani surat imbauan keamanan penertiban masyarakat pada Ramadhan 1437 hijriah. Kepala Polresta Kabupaten Bekasi, Kombes Pol Awal Chairuddin mengatakan, surat imbauan itu berisi penutupan tempat hiburan malam selama Ramadhan 2016 yang tersebar di daerahnya.

Menurut dia, ini dilakukan agar umat muslim yang melaksanakan puasa, serta membuks tempat usaha rumah makan menjelang berbuka puasa. "Dalam surat ini sebagai penguat tali silahturahim dan persaudaraan antarumat beragama agar saling menghargai dan menghormati," kata dia di Bekasi, Sabtu (28/5).

Beredarnya surat imbauan diharapkan masyarakat setempat tidak terprovokasi isu-isu yang bersifat merugikan. Seperti halnya tawuran,balapan liar, dan lain sebagainya, karena selama bulan puasa kita diuji untuk menahan emosi, lapar, dahaga, serta hawa nafsu.

Awal menjelaskan tentang gangguan-gangguan yang kerap terjadi yaitu membunyikan petasan, mengkonsumsi minuman keras, penyalahgunaan narkotika. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu pro aktif dalam pemberiaan informasi yang bersifat pengamanan dan gangguan yang sering terjadi selama Ramadhan.

Peran serta kepolisian dalam memaparkan program kerjanya selama hari pertama puasa hingga Ramadhan mendapatkan respon positif dari MUI, NU, dan Muhamadiyah. Sekretaris MUI Kabupaten Bekasi, KH Athoillah Mursyid menjelaskan dalam paparan dari Oolresta Kabupaten juga sama seperti yang diinginkan oleh masyarakat pada umumnya.

Untuk itu perlu pembuktian kepada masyarakat agar apa yang ditandatangani ijintidak beraifat sementara. "Karena itu mari bersama sama saling menjaga dan jangan ada yang mementingkan kepentingannya sendiri. Agar apa yang sudah dilakukan akan menjadi kebiasaan yang sempat luntur di masyarakat sekitarnya," ucap dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA