Rabu, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 Februari 2020

Rabu, 25 Jumadil Akhir 1441 / 19 Februari 2020

Sampah Pesta Rakyat Jadi Berkah Pemulung Bantargebang

Selasa 21 Okt 2014 15:59 WIB

Red: Indira Rezkisari

Pesta rakyat setelah pelantikan Jokowi-JK menyisakan sampah di sepanjang jalan protokol Jakarta.

Pesta rakyat setelah pelantikan Jokowi-JK menyisakan sampah di sepanjang jalan protokol Jakarta.

Foto: Agung Supriyanto/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI --  Nanajemen PT Godang Tua Jaya selaku pengelola sampah warga DKI Jakarta mengungkapkan sampah acara pesta rakyat di Monas, Senin (20/10), menjadi berkah bagi pemulung di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Justru sampah plastik dan kertas ini membawa berkah bagi pemulung di Bantargebang," kata Direktur PT Godang Tua Jaya, Linggom di Bekasi, Selasa (21/10).

Menurut pengamatannya di TPST Bantargebang, volume sampah Jakarta didominasi sampah jenis kertas dan plastik yang memiliki nilai jual untuk didaur ulang. Sampah-sampah itu sampai di Bantargebang sejak Senin (20/10) malam dengan diangkut truk sampah milik Pemprov DKI Jakarta.

"Yang saya amati lebih banyak sampah kertas seperti bekas bungkus makanan dan juga sampah plastik bekas tempat minum air mineral," katanya.

Menurut Linggom, sampah tersebut tidak seluruhnya sampai di Bantargebang, karena sebelumnya telah melalui pemilahan para pemulung di lokasi acara pesta rakyat.

Penambahan volume sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang pascaperayaan Pesta Rakyat di Monas dalam taraf wajar.

"Kalau yang saya lihat volumenya masih relatif wajar, hanya penambahan 10 hingga 20 ton itu masih wajar," katanya.

Menurut dia, sampah masyarakat DKI Jakarta pasca Pesta Rakyat dalam rangka agenda syukuran pelantikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden di Monas masih relatif sama dengan hari-hari normal. "Kalau kita lihat penambahan volumenya masih sama dengan hari biasanya. Sampah yang sampai di Bantargebang hanya sebagian saja, makanya jumlahnya tidak terlalu signifikan," katanya.

Sementara itu, Staf Pengendali Operasional Sudin Kebersihan Jakarta Pusat Mualim mengatakan petugasnya telah mengangkut 100 meter kubik sampah dari Monas. Menurut Mualim, sampah-sampah tersebut dibawa ke TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA