Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Polisi Buru Provokator Pembiaya Penyerangan Asrama Brimob

Rabu 22 May 2019 22:04 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Andi Nur Aminah

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono memberikan keterangan terkait kasus ledakan di Parkir Timur Senayan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/2).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono memberikan keterangan terkait kasus ledakan di Parkir Timur Senayan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/2).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Buronan polisi itu diduga berperan membiayai aksi anarkis yang terjadi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah mengamankan sejumlah uang di dalam amplop dan uang sebesar Rp 5 juta dari salah satu diduga provokator massa yang menyerang asrama Brimob, Petamburan, polisi kini memburu otak dari peristiwa tersebut. Buronan polisi itu diduga berperan membiayai aksi anarkis yang terjadi.

Baca Juga

"(Aktor yang membiayai) sedang dicari. Identitasnya belum ada," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (22/5).

Argo menyebut, uang sebesar Rp 5 juta itu akan digunakan untuk biaya operasional aksi massa. Sedangkan uang di dalam amplop yang berisi Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu itu akan dibagi-bagikan.

"Jadi sudah saya jelaskan dari pada pelaku perusuh yang kita lihat saat ini sudah direncanakan, sudah disetting ada yang biayai, sudah disiapkan," ungkap Argo.

Saat ini, polisi belum mengetahui di mana aktor itu berada. Polisi masih menggali keterangan dari para tersangka yang sudah berhasil diamankan polisi.

Diketahui, polisi mengamankan uang senilai Rp 5 juta dan ada pula uang di dalam amplop serta uang dolar Amerika berjumlah 2.760 ribu USD. Uang itu diamankan dari tiga lokasi kerusuhan.

Terkait kerusuhan yang terjadi Selasa (21/5) malam, Polda Metro Jaya menetapkan 257 orang sebagai tersangka. Para pelaku dijerat dengan pasal 170, 212, 214, dan 218 KUHP. Sedangkan pelaku pembakaran mobil di asrama Brimob, Petamburan ditambahi dengan pasal 187 KUHP.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA